2014-09-16: WRTG: NYMEX Light Sweet Crude: $92.92 (0.65)
2014-09-16: WRTG: ICE Brent: $96.65 (-0.46)
2014-09-16: WRTG: RBOB Gasoline NY Harbor: $2.5308 (0.012)
2014-09-16: WRTG: Heating Oil NY Harbor: $2.7396 (-0.0009)
2014-09-16: WRTG: NYMEX Natural Gas: $3.931 (0.074)
2014-09-15: OPEC: Daily Basket Price: $94.68
Selasa, 23 September 2014

Berita

GEOLOGI

Gempa Bumi di Daerah Istimewa Yogyakarta

SIARAN PERS DESDM NOMOR : 11/HUMAS DESDM/2006 Gempa bumi melanda wilayah bagian selatan Daerah Istimewa Yogyakarta Hari Sabtu, 27 Mei 2006 pukul 05:54:01 WIB dengan kekuatan gempa bumi tercatat Mw : 6,2 pada kedalaman 17,1 km. pusat gempabumi terletak di dekat pantai pada koordinat 8,007oLS - 110,286o BT atau terletak pada posisi ± 25 km barat daya kota Yogyakarta dan ± 115 km selatan kota Semarang (menurut catatan USGS Amerika Serikat).
Berdasarkan informasi melalui telepon dari lokasi bencana dilaporkan bahwa akibat gempabumi ini mengakibatkan puluhan orang meninggal, beberapa orang luka – luka, sejumlah bangunan roboh dan mengalami kerusakan. Dilaporkan terjadi longsoran dan kerusakan berat pada permukiman dan bangunan lainnya di Kabupaten Bantul, karena dekat dengan sumber gempabumi.
Hal-hal lain yang berkaitan dengan gempabumi ini adalah sebagai berikut:

Kondisi Wilayah Gempabumi

Getaran gempabumi dirasakan oleh masyarakat di kota Yogyakarta, pantai selatan Yogyakarta, Jawa Timur bagian selatan serta sebagian wilayah di Jawa Tengah. Goncangan gempabumi terasa kuat pada daerah-daerah yang disusun oleh endapan kuarter berupa : endapan alluvial, endapan alluvial pantai, endapan batugamping dan endapan gunungapi yang bersifat urai, lepas, belum terkonsolidasi (unconsolidated) serta memperkuat (amplifikasi) efek goncangan dan getaran gempabumi, sehingga rentan terhadap goncangan gempabumi dan berpotensi menimbulkan kerusakan bangunan di atasnya.

Penyebab Gempabumi

Berdasarkan kedalaman sumber gempabumi dan mekanisme fokal, maka penyebab terjadinya gempabumi adalah akibat aktivitas sesar/patahan aktif di bagian selatan Yogyakarta berarah barat daya – timur laut dengan kedudukan N 231o E, Dip 87o dan slip 3o.
Gempabumi tersebut bersumber di dekat pantai, oleh karena itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Sebagai rekomendasi :
• Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak mengkhawatirkan terjadinya tsunami karena gempabumi tersebut bersumber di dekat pantai.
• Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempabumi susulan, oleh karena itu jangan berada di dalam bangunan yang telah mengalami kerusakan (retak – retak).
• Masyarakat agar mengikuti arahan dan informasi dari petugas Satlak PB dan Satkorlak PB, serta tidak terpancing isu - isu yang tidak bertanggung jawab tentang gempabumi susulan dan tsunami.

Dengan kejadian bencana yang diakibatkan oleh gempabumi ini, maka seluruh komponen masyarakat yang bermukim di wilayah rawan bencana gempabumi diminta untuk selalu waspada.

KELUARGA BESAR DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL TURUT BERDUKA CITA YANG SEDALAM-DALAMNYA ATAS MUSIBAH GEMPA BUMI YANG MELANDA SAUDARA-SAUDARA KITA DI YOGYAKARTA DAN MENGAJAK SEMUA PIHAK UNTUK BAHU MEMBAHU MEMBANTU SAUDARA-SAUDARA KITA YANG TERTIMPA MUSIBAH DI YOGYAKARTA
PDFCetakE-mail