2014-11-04: WRTG: NYMEX Light Sweet Crude: $80.54 (-0.58)
2014-11-04: WRTG: ICE Brent: $85.86 (-0.38)
2014-11-04: WRTG: RBOB Gasoline NY Harbor: $2.1695 (-0.0263)
2014-11-04: WRTG: Heating Oil NY Harbor: $2.5145 (0.0017)
2014-11-04: WRTG: NYMEX Natural Gas: $3.873 (0.046)
2014-12-02: OPEC: Daily Basket Price: $68.13
Kamis, 18 Desember 2014

Berita

Surono : Merapi Masih Patut Diwaspadai

YOGYAKARTA. Aktifitas Gunung Merapi masih sangat perlu untuk diwaspadai meskipun zona aman radius 20 Km dari puncak Merapi telah bergeser menjadi 10-15 Km diberbagai daerah kabupaten di lereng Merapi, ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono pada Media Center di kantor PNPB selasa (16/11).

“Menghadapi ini, kita marathon bukan sprint. Kita harus mengatur strategi dan energi. Saya inginkan nanti agar terjdi happy ending dari kegiatan aktifnya Merapi,” lanjutnya.

Saat ini, meskipun terlihat seperti diam namun secara aktifitas justru meningkat. Sejak 11 November tercatat aktifitasnya yang hanya satu kali, meningkat secara berturut-turut sebanyak 6 kali di 12 November, 26 kali di 13 November, 31 kali di 14 November dan 34 kali di 15 November. Melihat kondisi G.Merapi sampai saat ini masih dalam status Awas. Tremor atau getaran dari aktifitas G.Merapi masih meningkat. Menurunkan status Awas menjadi waspada tidak mudah karena perlu ketajaman analisa, keyakinan dan perhitungan berdasarkan data yang diamati, karena bisa tak terduga aktifitasnya, tegas Surono.

Surono mengatakan, lebih baik menentukan status Awas meskipun tidak meletus atau sama sekali tidak meletus daripada menentukan status waspada namun tanpa diduga Merapi justru meletus. Hal ini akan mengakibatkan jatuhnya korban yang lebih banyak karena disaat itu masyarakat yang mengira sudah aman akan mengalami kepanikan yang tinggi dan proses evakuasinya pun tidak siap. Diharapkan masyarakat bersabar untuk tetap di pengungsian sampai situasi Merapi benar-benar aman dan memungkin untuk masyarakat kembali ke tempat asalnya. (AND)

Update Terakhir (Selasa, 30 November 1999 07:00)

PDFCetakE-mail