Jelang Ramadhan, Dirjen Gatrik Kunjungi PLTGU Tambak Lorok

Guna memastikan kesiapan pasokan tenaga listrik di Sistem Jawa Bali, khususnya menjelang bulan ramadhan, Dirjen Ketenagalistrikan Andy N Sommeng meninjau pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Tambak Lorok di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/5).

Dalam kunjungan tersebut, Andy didampingi Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Hendra Iswahyudi dan Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali, dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero) Djoko Rahardjo Abumanan.

PLTGU Tambak Lorok yang dioperasikan oleh PT Indonesia Power ini, pada awalnya beroperasi dengan bahan bakar minyak, mulai Mei 2014 dioperasikan dengan bahan bakar gas yang bersumber dari Gundih, Kepodang, dan CNG yang beroperasi saat beban puncak.

Pembangkit ini terdiri dari PLTGU Blok 1 dan 2 2x516 MW dan PLTU 300 MW, dan dioperasikan untuk mendukung sistem kelistrikan Jawa Bali, khususnya sisten Jawa Tengah dan DIY(JTD). PLTGU Tambak Lorok dapat mensuplai daya di sistem JTD sampai dengan 810 MW dengan beban puncak sistem JTD mencapai 4.182 MW di bulan Mei 2018 atau mensuplai sekitar 20% sehingga keberadaan pembangkit ini sangat vital untuk memenuhi kebutuhan sistem.

Saat ini di tempat tersebut juga tengah dibangun pengembangan pembangkit baru Blok 3 PLTGU dengan kapasitas keluaran 779 MW (nett). Pembangkit yang menggunakan teknologi gas turbin terkini dengan tingkat efisiensi paling tinggi ini (sekitar 62%) akan beroperasi pada 2020. (PSJ)

Copy Right © 2018 Ministry of Energy and Mineral Resources
Secretariat General of Ministry of Energy and Mineral Resources
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18 Jakarta Pusat 10110
Phone. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center