Giliran Nelayan Deli Serdang Kebagian 657 Paket Perdana Konversi BBM ke BBG

Jakarta, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral c.q Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi terus mendistribusikan paket perdana Program Konversi BBM ke BBG untuk Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Sasaran Tahun 2020. Kali ini giliran 657 nelayan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mendapatkan bantuan tersebut.

Pembagian secara simbolis paket perdana untuk nelayan Deli Serdang, Selasa (3/11), dilaksanakan di Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak. Bantuan yang diberikan berupa mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, dua buah tabung LPG 3 kg serta aksesoris pendukung.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Alimuddin Baso yang diwakili Kepala Sub Direktorat Perencanaan dan Pengadaan Pembangunan Infrastruktur Migas, Wahyudi Akbari, mengatakan, pembagian paket konversi di Kabupaten Deli Serdang telah dilaksanakan sejak 2019 sebanyak 251 paket. Dengan demikian, hingga 2020 dibagikan 908 paket untuk nelayan Deli Serdang.

Wahyudi Akbari mengungkapkan, Program Konversi BBM ke BBG untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan sasaran memiliki makna bagi kemudahan akses energi di mana nelayan diberikan pilihan terhadap energi yang akan digunakan. Program ini juga berdampak pada perekonomian nelayan dan dapat mengurangi biaya melaut hingga Rp 50.000 per hari.

"Dengan menggunakan BBG yaitu LPG 3 kg, biaya bahan bakar yang dikeluarkan dapat ditekan Rp 50.000 per hari. Sehingga program konversi ini harus dilaksanakan secara tepat sasaran bagi para nelayan," ujar Wahyudi.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah juga meminta agar paket perdana yang diberikan secara gratis ini dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, serta tidak diperjualbelikan karena merupakan bantuan Pemerintah.

Pendistribusian paket tahun 2020 memiliki tantangan tersendiri di tengah masa pandemic Covid-19. Karena itu, pendistribusiannya tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak fisik (physical distancing) dan pengecekan suhu tubuh nelayan.

Sebagai informasi, pada tahun 2016-2019 Pemerintah telah mendistribusikan 60.859 paket perdana konversi di 93 kabupaten/kota. Pada tahun 2020, akan didistribusikan 25.000 unit paket perdana di 42 kabupaten/kota. Sedangkan tahun 2021, direncanakan akan didistribusikan sebanyak 28.000 unit paket konversi di 20 provinsi.

Kegiatan Konversi BBM ke BBG ini merupakan program kemitraan antara Kementerian ESDM dengan Komisi VII DPR RI. (TW/AM)