Pelantikan Pejabat Fungsional Ditjen Migas

Jakarta, Bertempat di Auditorium Ditjen Migas, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji, Selasa (15/12), melantik dan mengambil sumpah 63 Pejabat Fungsional hasil transformasi jabatan di lingkungan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.

Dalam kesempatan tersebut, dilantik pula 9 Pejabat Fungsional yang lulus jabatan inpassing dan Pejabat Fungsional yang naik jenjang jabatan. Dirjen Migas juga menyerahkan penghargaan Satya Lancana Karya Satya yang diterima secara simbolis oleh Direktur Pembinaan Program Migas Soerjaningsih dan 2 pegawai lainnya. Pelantikan dan penyerahan penghargaan ini dilakukan secara fisik dan sebagian secara online karena pandemi Covid-19.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan hasil transformasi ini sesuai arahan Presiden RI terkait penyederhanaan organisasi dua level eselon dan peralihan jabatan struktural menjadi jabatan fungsional sesuai Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2019 tentang Organisasi Kementerian Negara dan Peraturan Menpan RB Nomor 25 Tahun 2019 tentang Organisasi Tata Kerja Kemenpan RB.

Hasil transformasi jabatan tersebut, untuk pejabat yang sebelumnya sebagai Pejabat Administrator atau eselon III, dilantik menjadi Pejabat Fungsional Ahli Madya. Sedangkan untuk Pejabat Pengawas atau eselon IV, dilantik menjadi Pejabat Fungsional Ahli Muda.

Dirjen Migas Tutuka Ariadji meminta agar seluruh pejabat yang dilantik untuk meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan inovasi bagi Ditjen Migas. Output yang dihasilkan hendaknya harus dapat berkontribusi dan berdaya saing untuk memajukan pembangunan nasional berkelanjutan, mewujudkan keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan bangsa Indonesia. "Sebagai ASN di Kementerian ESDM, janganlah terpaku dalam rutinitas (business as usual). Kembangkanlah daya inovasi," katanya.

Lebih lanjut Tutuka mengatakan, era globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menuntut peningkatan kualitas dan kinerja manusia. Untuk itu, diperlukan kemampuan beradaptasi yang cepat, belajar dan menjadi lebih baik, serta menemukan solusi yang tepat agar dapat memecahkan permasalahan yang dihadapi. "Jadilah agen perubahan (agent of change) yang diharapkan dapat membuat perubahan yang baik untuk Ditjen Migas dan Kementerian ESDM," ujar Tutuka.

Dalam kesempatan tersebut, Tutuka juga menekankan pentingnya kerja sama yang solid, kompak, saling menghormati, tenggang rasa, saling menjaga dengan mengedepankan asas kebersamaan dan keadilan tanpa mengurangi profesionalitas.

"Para pejabat atau pegawai di lingkungan Ditjen Migas harus memiliki integritas yang tinggi agar output-nya berupa kebijakan, regulasi, advokasi, serta sertifikasi, menjadi acuan dan diikuti oleh masyarakat dan dunia usaha. Dalam bekerja, kita selalu harus berada dalam koridor peraturan yang ada dan tidak keluar dari aturan baik sengaja maupun tidak sengaja," tambahnya.

Dirjen Migas mengharapkan agar pelantikan ini dapat menjadi momentum untuk mewujudkan ASN Kementerian ESDM yang jujur, profesional, melayani, inovatif dan berarti.

Sementara untuk para penerima Penghargaan Satya Lancana Karya Satya, Tutuka berharap dapat meningkatkan integritas, kejujuran dan menolak berbagai bentuk korupsi termasuk gratifikasi dan pungli, serta meningkatkan kualitas pelayanan Ditjen Migas. (TW)