Kaban Geologi: “Informasi potensi sumber daya mineral,batubara dan panas bumi sangat penting”

BANDUNG - Informasi tentang potensi sumber daya mineral, batubara dan panas bumi mempunyai arti sangat penting untuk menyusun kebijakan pemerintah di bidang sumber daya mineral dan energi baik di tingkat nasional maupun provinsi dan kabupaten/kota(6/4). Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial saat membuka acara Pemaparan Hasil Kegiatan Pusat Sumber Daya Mineral,Batubara dan Panas Bumi (PSDMBPB) Tahun Anggaran 2016 di Auditorium Barat Gedung D,Jl. Soekarno Hatta No. 444,Bandung.

Acara dimaksud dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban atas hasil-hasil kegiatan unit pelaksana di bawah Badan Geologi yaitu Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi pada Tahun Anggaran 2016, yang berupa informasi hasil inventarisasi, evaluasi dan penyelidikan sumber daya geologi di berbagai daerah di Indonesia terutama yang dilakukan pada Tahun 2016.

"Tahun 2016, hasil kinerja yang telah dicapai di PSDMBP Badan Geologi meliputi 24 rekomendasi Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang terdiri dari 10 rekomendasi WIUP mineral,10 rekomendasi WUIP batubara,1 rekomendasi WUIP gas metana,dan 3 rekomendasi WUIP panas bumi", ujar Ego Syahrial.

Selain itu, 52 rekomendasi wilayah prospek yang terdiri dari 23 rekomendasi prospek mineral,13 rekomendasi prospek batubara,bitumen padat dan CBM,dan 16 rekomendasi prospek panas bumi, lanjut Ego.

Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi merupakan bagian dari Badan Geologi yang menjalankan perannya sebagai unit pemerintah dalam penyediaan data dan informasi Sumber Daya Mineral dan Energi yang sangat diperlukan bagi industri hilir. "Saya berharap di tahun-tahun mendatang PSDMBPB dapat menjalankan perannya lebih baik lagi", harap Ego. (LIE)