Kerjasama dengan Jepang, BPSDM ESDM Selenggararan Workshop Sektor Energi

JAKARTA - BPSDM ESDM bekerjasama dengan Japan Cooperation Center Petroleum (JCCP) menyelenggarakan Workshop on Future of Oil, Gas and New Energy , (16/10) di Gedung Sarulla KESDM, Jakarta.

Workshop ini sendiri merupakan program kerja sama lanjutan antara Kementerian ESDM dan JCCP saat kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang tanggal 27 s.d 28 Agustus 2019.

Kepala BPSDM ESSDM, IGN Wiratmaja Puja mengatakan bahwa workshop ini bertujuan untuk memahami dan mempelajari seperti apa kebijakan energi pemerintah Jepang yang bisa diterapkan di Indonesia. "Strategi baru bisa muncul untuk menghadapi tantangan pengembangan sumber daya manusia kedepan," jelasnya.

Perkembangan sektor energi di Indonesia tumbuh dengan pesat, termasuk sektor minyak dan gas, kelistrikan dan energi baru terbarukan. Menurut SKK Migas, terdapat 19 offshore dan 14 onshore proyek yang sedang berlangsung. Sementara dari sektor ketenagalistrikan, pemerintah Indonesia sedang membangun proyek 35 ribu megawatt yang direncanakan selesai tahun 2024.

Saat ini, Indonesia sedang mengupayakan pengembangan energi bersih. Mulai tahun 2017 sampai sekarang, total 75 proyek energi baru terbarukan ditandatangani dengan total kapasitas 1,581 megawatt. Kebutuhan SDM di sektor kelistrikan begitu besar sementara tenaga kerja yang tersedia dan berkompeten masih jauh dari angka ideal.

BPSDM ESDM dibawah naungan Kementerian ESDM menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dan sertifikasi di bidang minyak dan gas, ketenegalistrikan, energi baru terbarukan, geologi, serta mineral batubara. Lokasinya ada di Cepu, Jawa Tengah, Jakarta, Sawahlunto, Sumatera Barat dan Bandung, Jawa Barat. Rencananya juga akan dibangun 15 politeknik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tahun depan, akan dibangun di Prabumulih, Sumatera Selatan.

Lebih dari 150 peserta hadir dalam workshop yang berasal dari Kementerian ESDM, perguruan tinggi dan industri sektor ESDM. Kegiatan ini dibagi dalam 2 sesi dengan narasumber ahli dibidangnya, antara lain :

1. Masafumi Ishii sebagai Duta Besar Jepang di Indonesia membawakan topik Indonesia - Japan energy Relationship

2. Shigeru Kimura dari Economic Research Institute of ASEAN & East Asia membawakan topik Energy Outlook of Indonesia : Focus on Oil and Gas

3. Shinji Tomita dari Carbon Recycle Fund Institute membawakan topik Toward the Promotion of Carbon Recycling in Japan (including CCUS)

4. Mitsuyuki Maeda dari Energy & Innovation Institute membawakan topik Sustainable Energy Path & New Energy Development

5. Shizuka Ikawa dari Chiyoda Corporation membawakan topik The future of Oil and Gas Plants with AI/Digital Technology

6. Yoshiro Niiho dari INPEX Corporation membawakan topik Gas Value Chain and its Synergy with Renewable Energy

7. Haruhito Kubota dari OSAKI CoolGen Corporation membawakan topik Integrated coal Gasification Combined Cycle (IGCC) with CO2 Capture Demonstration

8. Ryo Kaneko dari Cosmo Energy Holdings membawakan topik Overview & Future of Cosmo Energy Holdings's Wind Power

Melalui workshop ini diharapkan peserta mampu memahami kebijakan energi pemerintah Jepang mulai dari orientasi, tantangan renewable energy dan low carbon. Dari situ, peserta mampu memahami petunjuk penyusunan strategi energi pemerintah dan menjadi dasar kerja sama antara Jepang dan Indonesia. Melalui diskusi bersama, pihak Jepang dan Indonesia bisa bekerjasama untuk menciptakan energi bersih demi masa depan yang lebih baik. (rwp)