Enterpreneur Muda Sektor Energi Jadi Harapan Inovasi Masa Depan

Friday, 7 August 2020 - Dibaca 352 kali

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 240.Pers/04/SJI/2020

Tanggal: 7 Agustus 2020

Enterpreneur Muda Sektor Energi Jadi Harapan Inovasi Masa Depan

Pencarian bibit-bibit unggul inovator dan enterpreneur muda sektor energi terus dilakukan berbagai pihak. Langkah ini pun mendapat dukungan penuh dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan digadang sebagai penggerak ekonomi di masa yang akan datang, terlebih dalam percepatan inovasi energi baru terbarukan (EBT).

"Tren di era New Normal itu pengembangan energi fosil semakin sulit menerima bantuan dari lembaga-lembaga pendanaan multinasional. Apalagi transformasi EBT bisa berubah dari cost center menjadi profit center," ujar Staf Ahli Menteri Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Kementerian ESDM Saleh Abdurrahman saat menjadi pembicara di webinar Shell LiveWIRE Energy Solutions di Jakarta, Kamis (6/8).

Perubahan ini, sambung Saleh, tak bisa lepas dari dinamika global yang cenderung mengalami pergeseran konsumsi energi dan penerapan teknologi. Tercatat dalam kuartal 1-2020, adanya Covid-19 mampu menekan permintaan energi dunia hingga 3.8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Namun, kondisi tersebut seharusnya dijadikan peluang bagi para generasi muda untuk mencari terobosan baru di bidang energi bersih. "Sebagai pebisnis energi harus mampu untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Di dalam penurunan demand itu, harus bisa menemukan ide-ide kreatif untuk menemukan terobosan mengembangkan energi terbarukan," pesan Saleh.

Saleh memaparkan, salah satu jenis energi yang bisa digarap dan menjadi ladang bisinis paling prospektif di masa mendatang adalah solar photovoltaic (PV) dan angin. Kedua bisnis tersebut mampu mengembalikan tingkat kepercayaan investasi energi yang menurut International Energy Agency (IEA) anjlok 20% di tahun 2020. "Rata-rata solar PV dan angin akan mendominasi perkembangan teknologi EBT ke depan hingga tahun 2040," ungkapnya.

Kondisi tersebut didukung dengan tren penurunan harga EBT yang makin membaik dari tahun ke tahun. "Rata-rata harga solar PV dunia dari USD 250 per Mega Watt hour (MWh) di 2018 itu sekarang sudah di bawah USD 100 per MWh. Begitu pula untuk angin," jelas Saleh.

Kehadiran EBT diharapkan mampu mengisi peluang dalam memenuhi kebutuhan energi yang saat ini masih didominasi energi fosil. "Ke depan kita tidak lagi ditentukan oleh pembangkit-pembangkit besar. Yang kalau ada gangguan, maka pasokan listrik masyarakat dalam jumlah besar akan terganggu semuanya. Ini yang disebut small scale atau distributed energy system," kata Saleh.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur & Country Chair Shell Indonesia Dian Andyasuri mengatakan komitmen Shell sebagai salah satu perusahaan energi global untuk terus memenuhi kebutuhan energi dunia, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menjaga kelestarian lingkungan serta memberikan dampak positif terhadap masyarakat sekitar. "Dengan Shell LiveWIRE Energy Solutions ini kami ingin mengajak semua anak muda Indonesia yang kreatif dan inovatif di bidang energi untuk terlibat mencari solusi energi berkelanjutan," ungkapnya.

Sebagai informasi, Shell LiveWIRE merupakan bagian dari program Investasi Sosial (Social Investment) global yang kemudian diimplementasikan oleh Shell Indonesia pada tahun 2003 dengan tujuan memotivasi anak-anak muda Indonesia untuk melihat kewirausahaan sebagai pilihan karir masa depan.

Shell LiveWIRE melakukan serangkaian pelatihan, bimbingan bisnis untuk para wirausaha muda pemula yang berkecimpung dalam berbagai bidang bisnis. Dalam perjalanannya, pada tahun 2019 Shell LiveWIRE kemudian bertransformasi menjadi Shell LiveWIRE Energy Solutions dan memfokuskan programnya untuk wirausaha muda pemula di sektor energi terbarukan.

Gelaran Shell LiveWIRE Energy Solutions 2020 ini dimenangkan oleh AILESH POWER sebagai pemenang pertama dengan mendapatkan hadiah pendanaan sebesar Rp125 juta, pemenang kedua adalah FORBETRIC dengan hadiah pendanaan Rp50 juta dan pemenang ketiga diraih oleh DAPUR PINTAR dengan hadiah pendanaan Rp30 juta. (NA)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (08112213555)


Share This!