HUT Pertambangan dan Energi ke-81, Kementerian ESDM Himpun 2.000 Pendonor untuk Perkuat Kepedulian Sosial

Monday, 21 September 2026 - Dibaca 105 kali

JAKARTA - Aktivitas donor darah mewarnai rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 tahun 2026. Di sejumlah lokasi unit kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pegawai, badan usaha, serta asosiasi sektor energi dan sumber daya mineral berpartisipasi untuk menyumbangkan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.


Kegiatan tersebut menargetkan penghimpunan sebanyak 2.000 pendonor yang dilaksanakan di 10 lokasi unit kerja Kementerian ESDM. Pelaksanaan donor darah berlangsung secara berkelanjutan mulai 15 September 2026 di Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan dijadwalkan berakhir pada 1 Oktober 2026 di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.


Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kesediaan mendonorkan darah merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.


"Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Ibu yang telah mau untuk memberikan bagian yang dimiliki dalam tubuhnya, yaitu berbentuk darah, dalam rangka membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah," ujar Bahlil.


Menurut Bahlil, kegiatan donor darah tersebut sejalan dengan semangat pengabdian Kementerian ESDM kepada masyarakat. Selain melibatkan pegawai internal Kementerian ESDM, kegiatan ini juga mendapat partisipasi dari perwakilan dunia usaha yang turut memberikan kontribusi.


"Dan darah hari ini, sekalipun setetes, kita maknai untuk khususnya dirinya Minerba, jangankan tugas, darah pun kita sumbangkan kepada rakyat, bangsa dan negara. Itu substansinya," kata Bahlil.


Ketua Penyelenggara Donor Darah HUT Pertambangan dan Energi ke-81, Triwinarno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Pertambangan dan Energi ke-81 yang dilaksanakan di sejumlah unit kerja Kementerian ESDM.


"Secara keseluruhan dapat kami laporkan kepada Bapak Menteri bahwa kegiatan donor darah ini dilaksanakan dengan target sebanyak 2.000 peserta," ujar Triwinarno.


Pada pelaksanaan donor darah di Balai Sudirman, Jakarta, antusiasme peserta tercatat cukup tinggi. Pendaftaran bahkan telah ditutup pada pukul 09.00 WIB setelah jumlah peserta melampaui 1.000 orang. Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara tersebut dipindahkan ke Balai Sudirman karena lokasi awal sedang dalam proses renovasi.


Dalam pelaksanaannya, Kementerian ESDM berkolaborasi dengan Rumah Sakit Dharmais dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan donor darah yang melibatkan berbagai unsur dalam ekosistem sektor energi dan sumber daya mineral.


Melalui kegiatan donor darah ini, Kementerian ESDM memperingati Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 dengan mendorong penguatan kepedulian sosial dan semangat kebersamaan. Partisipasi dari berbagai unsur sektor ESDM diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membJAKARTA - Aktivitas donor darah mewarnai rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 tahun 2026. Di sejumlah lokasi unit kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pegawai, badan usaha, serta asosiasi sektor energi dan sumber daya mineral berpartisipasi untuk menyumbangkan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.


Kegiatan tersebut menargetkan penghimpunan sebanyak 2.000 pendonor yang dilaksanakan di 10 lokasi unit kerja Kementerian ESDM. Pelaksanaan donor darah berlangsung secara berkelanjutan mulai 15 September 2026 di Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan dijadwalkan berakhir pada 1 Oktober 2026 di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.


Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kesediaan mendonorkan darah merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.


"Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Ibu yang telah mau untuk memberikan bagian yang dimiliki dalam tubuhnya, yaitu berbentuk darah, dalam rangka membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah," ujar Bahlil.


Menurut Bahlil, kegiatan donor darah tersebut sejalan dengan semangat pengabdian Kementerian ESDM kepada masyarakat. Selain melibatkan pegawai internal Kementerian ESDM, kegiatan ini juga mendapat partisipasi dari perwakilan dunia usaha yang turut memberikan kontribusi.


"Dan darah hari ini, sekalipun setetes, kita maknai untuk khususnya dirinya Minerba, jangankan tugas, darah pun kita sumbangkan kepada rakyat, bangsa dan negara. Itu substansinya," kata Bahlil.


Ketua Penyelenggara Donor Darah HUT Pertambangan dan Energi ke-81, Triwinarno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Pertambangan dan Energi ke-81 yang dilaksanakan di sejumlah unit kerja Kementerian ESDM.


"Secara keseluruhan dapat kami laporkan kepada Bapak Menteri bahwa kegiatan donor darah ini dilaksanakan dengan target sebanyak 2.000 peserta," ujar Triwinarno.


Pada pelaksanaan donor darah di Balai Sudirman, Jakarta, antusiasme peserta tercatat cukup tinggi. Pendaftaran bahkan telah ditutup pada pukul 09.00 WIB setelah jumlah peserta melampaui 1.000 orang. Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara tersebut dipindahkan ke Balai Sudirman karena lokasi awal sedang dalam proses renovasi.


Dalam pelaksanaannya, Kementerian ESDM berkolaborasi dengan Rumah Sakit Dharmais dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan donor darah yang melibatkan berbagai unsur dalam ekosistem sektor energi dan sumber daya mineral.


Melalui kegiatan donor darah ini, Kementerian ESDM memperingati Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 dengan mendorong penguatan kepedulian sosial dan semangat kebersamaan. Partisipasi dari berbagai unsur sektor ESDM diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membJAKARTA - Aktivitas donor darah mewarnai rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 tahun 2026. Di sejumlah lokasi unit kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pegawai, badan usaha, serta asosiasi sektor energi dan sumber daya mineral berpartisipasi untuk menyumbangkan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.


Kegiatan tersebut menargetkan penghimpunan sebanyak 2.000 pendonor yang dilaksanakan di 10 lokasi unit kerja Kementerian ESDM. Pelaksanaan donor darah berlangsung secara berkelanjutan mulai 15 September 2026 di Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan dijadwalkan berakhir pada 1 Oktober 2026 di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.


Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kesediaan mendonorkan darah merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.


"Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Ibu yang telah mau untuk memberikan bagian yang dimiliki dalam tubuhnya, yaitu berbentuk darah, dalam rangka membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah," ujar Bahlil.


Menurut Bahlil, kegiatan donor darah tersebut sejalan dengan semangat pengabdian Kementerian ESDM kepada masyarakat. Selain melibatkan pegawai internal Kementerian ESDM, kegiatan ini juga mendapat partisipasi dari perwakilan dunia usaha yang turut memberikan kontribusi.


"Dan darah hari ini, sekalipun setetes, kita maknai untuk khususnya dirinya Minerba, jangankan tugas, darah pun kita sumbangkan kepada rakyat, bangsa dan negara. Itu substansinya," kata Bahlil.


Ketua Penyelenggara Donor Darah HUT Pertambangan dan Energi ke-81, Triwinarno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Pertambangan dan Energi ke-81 yang dilaksanakan di sejumlah unit kerja Kementerian ESDM.


"Secara keseluruhan dapat kami laporkan kepada Bapak Menteri bahwa kegiatan donor darah ini dilaksanakan dengan target sebanyak 2.000 peserta," ujar Triwinarno.


Pada pelaksanaan donor darah di Balai Sudirman, Jakarta, antusiasme peserta tercatat cukup tinggi. Pendaftaran bahkan telah ditutup pada pukul 09.00 WIB setelah jumlah peserta melampaui 1.000 orang. Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara tersebut dipindahkan ke Balai Sudirman karena lokasi awal sedang dalam proses renovasi.


Dalam pelaksanaannya, Kementerian ESDM berkolaborasi dengan Rumah Sakit Dharmais dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan donor darah yang melibatkan berbagai unsur dalam ekosistem sektor energi dan sumber daya mineral.


Melalui kegiatan donor darah ini, Kementerian ESDM memperingati Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 dengan mendorong penguatan kepedulian sosial dan semangat kebersamaan. Partisipasi dari berbagai unsur sektor ESDM diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan darah. (SF)

Share This!