Jangan Tunggu Sakit, Sri Suparni Bahlil Ajak Perempuan Lindungi Diri Lewat Vaksinasi HPV

Tuesday, 20 October 2026 - Dibaca 146 kali

BANDUNG - Di balik peran sebagai pegawai, ibu, dan istri, kesehatan diri sendiri kerap menjadi urusan yang paling akhir. Padahal, kanker serviks dan kanker payudara sering baru disadari ketika keluhan sudah muncul. Untuk itu, ratusan pegawai perempuan di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Bandung mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS), langkah sederhana untuk melindungi diri sekaligus keluarga. Kegiatan itu dibuka Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian ESDM Sri Suparni Bahlil, Selasa (20/10).

"Bukan berarti kita sakit dulu baru ke rumah sakit. Jadi, ayo kita sama-sama lebih peduli kepada diri kita sendiri. Karena kita sebagai seorang ibu, sebagai perempuan, ini perannya sangat penting. Kalau kita sehat, insyaallah keluarga juga akan sehat," ujar Sri Suparni.

Kegiatan yang diinisiasi Sri Suparni ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81. Bakti sosial digelar di empat kota dengan total 784 peserta vaksinasi, yakni 446 peserta di Jakarta, 231 di Bandung, 87 di Cepu, dan 20 di Yogyakarta. Selain itu, 100 peserta terdaftar untuk pemeriksaan payudara klinis.

Di hadapan peserta, termasuk anggota SERUNI (Solidaritas Perempuan untuk Indonesia) Kabinet Merah Putih, Sri Suparni menegaskan pencegahan harus menjadi perhatian bersama, sehingga vaksinasi HPV menjadi langkah penting untuk dilakukan sejak awal.

"Berangkat dari kepedulian kita terhadap kesehatan perempuan, khususnya pentingnya pencegahan kanker serviks yang merupakan salah satu masalah kesehatan perempuan yang perlu mendapatkan perhatian serius karena salah satu penyebab utamanya adalah infeksi HPV," jelas Sri Suparni.

Belajar Sejarah Bumi di Museum Geologi

c-Museum.jpgUsai vaksinasi dan SADANIS, rombongan SERUNI Kabinet Merah Putih yang dipimpin Sri Suparni mengunjungi Museum Geologi. Rombongan disambut Kepala Museum Geologi Raden Isnu Hajar Sulistyawan, yang menjelaskan berbagai koleksi museum, mulai dari proses pembentukan bumi hingga potensi sumber daya geologi Indonesia.

Kunjungan ini memberi kesempatan bagi anggota SERUNI untuk mengenal lebih dekat keragaman fenomena kebumian dan kekayaan alam Nusantara, sekaligus memahami peran geologi dalam membaca kondisi alam Indonesia.

Rangkaian kegiatan SERUNI Kabinet Merah Putih bersama DWP Kementerian ESDM di Bandung juga diisi dengan interaksi bersama siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) dan pemberian bantuan, sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan ini, peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kesehatan perempuan, memperluas edukasi kebumian, serta menumbuhkan semangat berbagi. (SF)


Share This!