PEM Akamigas Raih Medali Emas dan Excellence in Innovation dari Innovation Week Africa (IWA) 2022

Monday, 28 November 2022 - Dibaca 867 kali

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 492.Pers/04/SJI/2022

Tanggal: 28 November 2022

PEM Akamigas Raih Medali Emas dan Excellence in Innovation dari Innovation Week Africa (IWA) 2022

Medali dan penghargaan kembali diraih oleh mahasiswa Politeknik Energi dan Mineral Akamigas (PEM Akamigas). Kali ini kedua prestasi ini diraih dari Innovation Week Africa (IWA) 2022 yang dilaksanakan pada 10-11 November 2022 secara daring.

IWA 2022 ini merupakan kompetisi berkelas internasional yang diikuti oleh mahasiswa dari negara-negara di dunia seperti Indonesia, Cina, Maroko, Lebanon, Swedia, Uni Emirat Arab, dan masih banyak lagi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh OFEED.Inc ini diharapkan akan mampu memberikan kontribusi pada perkembangan ekonomi, sosial, dan teknologi global.

Inovasi-inovasi yang dimunculkan oleh para peserta ini juga diharapkan memberikan efisiensi energi, mengembangkan dan menghadirkan poyek-proyek yang ramah lingkungan hingga memberikan keuntungan bagi masyarakat.

Raihan prestasi ini diraih lewat karya SIPINTER (Sistem Pertanian Terintegrasi Terbarukan) atau "Renewable Integrated Agricultural System to Increase Household Income", karya 5 orang mahasiswa PEM Akamigas yakni Rizky Muhammad Afandi, Muhammad Elan Sinatrya, Ristakin, David Gihock Napitu, dari Teknik Instrumentasi Kilang, dan Pangeran Rafli Pasha dari Teknik Pengolahan Minyak dan Gas.

SIPINTER adalah sebuah multi-storey farming system yang mengkombinasikan kolam ikan, kandang ayam, dan tanaman hidroponik serta dilengkapi sistem IoT yang sumber energinya berasal dari panel surya. Hanya dengan memanfaatkan sedikit lahan, inovasi ini mampu menampung 72 tanaman hidroponik dan 20 ayam yang dioperasikan secara otomatis dan saling terintegrasi.

Rizky, mahasiswa Teknik Instrumentasi Kilang PEM Akamigas tingkat 4, bercerita bahwa penghargaan ini di luar ekspektasi. "Pada waktu itu kami tidak berharap lebih karena begitu banyaknya pendaftar ada 612 inovasi. dan dari situ diambil 55 finalis sehingga diluar expektasi bisa mendapatkan gold medal dan penghargaan khusus. Dan pengahrgaan khusus ini hanya diberikan pada 12 tim dan kami menjadi satu satunya perwakilan Indonesia yang mendapat penghargaan ini."

"Penghargaan ini menjadikan kami semakin semangat untuk bisa mengimplementasi SIPINTER kepada masyarakat luas, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaatnya. Dan ini bukan menjadi pencapaian terakhir SIPINTER, ini merupakan langkah awal perjalanan SIPINTER untuk bisa semakin berkembang dan secara masif dirasakan masyarakat. Harapan kami dengan adanya penghargaan ini bisa memudahkan kami dalam kerja sama dengan berbagai stakeholder sehingga dapat mengembangkannya secara masif lagi," ungkap Rizky.

Rizky juga bercerita bahwa inovasi ini sudah dirintis sejak tahun 2020. "Kemudian kami membuat prototype dengan dana pribadi, juga kami ikutkan di lomba di Kabupaten Blora pada waktu itu, dan banyak mendapat kritik sehinga gagal. Kemudian kami melakukan perbaikan-perbaikan dan penambahan fitur dan konsep. Alhamdulillah di tahun 2022 ini karya kami ini mendapat pendaaan dari INNOVILLAGE 2022 kurang lebih 16 juta, dan kami diberi waktu 50 hari sampai tanggal 28 November 2022 untuk implementasi inovasi di Desa Temengeng." (KO)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (08112213555)

Share This!