Konferensi Pers Capaian 2023, Konsumsi Listrik Per Kapita Lebihi Target

Thursday, 18 January 2024 - Dibaca 495 kali

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan terus berupaya meningkatkan konsumsi listrik perkapita. Angka ini merupakan perbandingan total jumlah energi listrik yang digunakan, dibagi dengan jumlah penduduk dalam periode satu tahun. Konsumsi listrik perkapita Indonesia pada 2023 mencapai 1.337 kWh/kapita, hal ini mencapai 100,1% dari target 1.336 kWh/kapita.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman P Hutajulu pada Konferensi Pers Capaian Sektor ESDM Tahun 2023 dan Program Kerja Tahun 2024 Subsektor Ketenagalistrikan dan EBTKE di Jakarta, Kamis (18/1/2024).

Lebih lanjut Jisman menyampaikan, bahwa dengan konsumsi listrik per kapita sebesar 1.337 kWh pada tahun 2023, menunjukan bahwa konsumsi listrik per kapita terus meningkat setiap tahunnya, dimana pada tahun 2022 sebesar 1.173 kWh/kapita, naik sekitar 13,98%.

"Peningkatan ini karena adanya pertumbuhan ekonomi. Karena jika konsumsi listrik yang lebih tinggi, pasti akan lebih makmur, karena pasti sudah menggunakan alat-alat yang sudah lebih canggih," ungkap Jisman.

Jisman menjelaskan dari capaian realisasi konsumsi listrik per kapita Indonesia yang semakin meningkat, tapi masih dibawah rata-rata ASEAN yang konsumsinya mencapai 3.896 kWh. Namun menurut Jisman capaian Indonesia ini tidak terlalu buruk.

"Kalau meliat rata-rata negara ASEAN yah ngga jelek-jelek amat, karena Myanmar, Kamboja, Timor Leste dan Filipina, masih dibawah kita. Indonesia ini sangat luas, ada 16 ribu pulau, penduduk ada 270 juta, sebenarnya penggunaan listrik tidak terlalu kalah dengan yang lain," pungkas Jisman.

Lebih lanjut Jisman menyampaikan bahwa tahun 2024 konsumsi listrik di Indonesia ditargetkan mencapai 1.408 kWh/kapita. Untuk itu Pemerintah terus mendorong dan menyiapkan pasokan listrik guna mengantisipasi kenaikan konsumsi listrik masyarakat. (RA)