Oceanovation, Upaya Mengenalkan Hari Nusantara kepada Netizen

Monday, 4 December 2023 - Dibaca 176 kali

Acara puncak peringatan Hari Nusantara 2023 akan dilangsungkan di Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara pada Rabu (13/12/2023). Untuk lebih mengenalkan Hari Nusantara kepada masyarakat, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengadakan acara Temu Netizan ke-18 Road to Hari Nusantara 2023, dengan tema Oceanovation. Kata ini merupakam gabungan dari frasa Ocean and Innovation, yang diharap memberikan semangat berkontribusi, melahirkan ide, gagasan dan inovasi baru udalam mengembangkan kemaritiman nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana saat membuka Oceanovation di Kantor Kementerian ESDM, Senin (4/12/23).

Menurut Dadan, Hari Nusantara memiliki makna bahwa Indonesia berkedaulatan penuh terhadap perairan antar pulau, menjadi sebuah simbol dan validasi atas kemaritiman wilayah Indonesia.

Dadan menyampaikan bahwa dalam melaksanakan tugas sebagai Wakil Ketua II Hari Nusantara 2023, Kementerian ESDM terus berupaya menyediakan energi bagi masyarakat dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Selain mengelola sumber energi yang ada di wilayah laut Indonesia, Kementerian ESDM hadir menunjang kebutuhan sektor-sektor lain agar energi tetap mudah dijangkau, meningkatkan akses melintasi dan mengembangkan ekonomi pulau-pulau terluar di Indonesia.

"Kita lihat banyak potensi yang ada di Laut, mulai dari adanya perbedaan temperatur, tinggi gelombang dan arus yang bisa diubah jadi energi, kita melihat arus laut demikian besar, simpelnya kita kasih turbin agar bisa menghasilkan listrik, itu yang KESDM lihat dan sedang dipelajari," jelas Dadan.

Kementerian ESDM melalui Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan mencatat potensi (praktis) energi laut yang dimiliki indonesia sekitar 63 GW, terdiri dari ocean thermal energy conversion/ OTEC (41 GW), energi arus laut (20 GW), dan energi gelombang laut (2 GW). Angka ini belum termasuk potensi tidal waves, offshore wind, seawater floating solar PV, dan energi baru lainnya.

"Dilaut ada banyak potensi termasuk untuk sektor ESDM. Selanjutnya adalah bagaimana sektor ESDM ini bisa berkontribusi untuk mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi," terang Dadan.

Dadan menegaskan melalui pengembangan dan pemanfaatan energi laut, diharapkan menyumbang angka penurunan emisi dan berkontribusi dalam pencapaian target Net Zero Emission 2060.

Persiapan Hari Nusantara 2023

Hadir dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang SDM dan Kehumasan Kementerian Perhubungan Adita Irawati. Ia enjelaskan bahwa persiapan gelaran Hari Nusantara 2023 sudah dilakukan jauh-jauh hari. Kunci suksesnya acara ini adalah koordinasi dengan Kementerian/Lembaga dan stakeholder.

"Penyelenggaraan kegiatan ini adalah pekerjaan bersama, dan yang paling penting kita selalu berkoordinasi dan berkomunikasi," ujarnya.

Selain dari Kementerian/Lembaga, acara Oceanovation juga dihadiri oleh Selebritis sekaligus Aktivis Lingkungan, Marshall Sastra, yang menyampaikan rasa bangganya menjadi Warga Negara Indonesia, yang memiliki banyak kekayaan bawah laut.

"Aktifitas yang paling disuka diving, tapi saat tinggal dikapal bisa melihat pulau cantik di sekitar yang benar-benar indah, kadang sangat bersyukur untuk jadi orang Indonesia dan menikmati keindahan alamnya," terang Marshall.

Marshall juga mengajak teman-teman traveler dan netizen untuk menjaga laut kita untuk jadi lebih sehat, paling simple jadi smart traveler, jangan membuang sampah khususnya sampah plastik di laut, karena sangat besar dampaknya untuk daerah pesisir.

Acara Temu Netizen ke-18 Road to Hari Nusantara 2023 ini dihadiri pula Direktur Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengaduan Khusus LKPP Shahandra Hanitiyo dan Penyelidik Bumi Kementerian ESDM Ai Yuningsih sebagai Narasumber. (RA)