PLTS Kupang Sokong Kebutuhan Listrik Pulau Timor

Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana mendampingi Komisi VII DPR RI dalam kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kupang yang terletak di Desa Oelpuah, Kupang Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (14/2/2020). PLTS terbesar di NTT ini diresmikan Presiden Jokowi pada tanggal 27 Desember 2015. Dibangun di atas lahan seluas 7,5 Ha, PLTS Kupang terdiri dari 22.008 modul surya dimana kapasitas per modulnya sebesar 230 Wp dengan total keseluruhan daya yaitu sebesar 5 MWp.

"Beroperasi lebih dari empat tahun, PLTS Kupang memberikan kontribusi sekitar 4% dari total kebutuhan listrik Pulau Timor," ujar Rida.

Pemerintah mengarahkan agar pembangunan pembangkit memanfaatkan sumber energi primer setempat, seperti halnya pemanfaatan energi surya di NTT. Selain menghasilkan energi yang lebih bersih, PLTS juga membantu target 23% porsi energi baru terbarukan pada tahun 2025.

PLTS yang dibangun oleh PT Len Industri (persero) ini sangat dipengaruhi oleh cuaca. Pada saat musim penghujan produksi energinya cenderung menurun. Pengoperasian PLTS Kupang dikendalikan oleh PT PLN (persero) Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor. Wilayah kerja PLN UPK Timor melingkupi semua pembangkit di Pulau Timor, Sumba, Semau, Sabu dan Alor. PLTS ini terkoneksi dengan grid 20kV sistem Timor yang saat ini beban puncaknya mencapai 105 MW. (AMH)