0

Aktivitas Subduksi di Punggungan Mayu Sebabkan Gempa 5,6 M di Barat Laut Ternate

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 0098.Pers/04/SJI/2019

Tanggal: 7 Februari 2019

Aktivitas Subduksi di Punggungan Mayu Sebabkan Gempa 5,6 M di Barat Laut Ternate


Gempa bumi dengan kekuatan 5,6 M di Barat Laut Ternate terjadi pada Kamis, 7 Februari 2019 Pukul 11.15 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginformasikan bahwa gempa bumi disebabkan adanya aktivitas subduksi di Punggungan Mayu. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami.

"Pusat gempa bumi terletak pada koordinat 1.47?LU dan 126.43?BT, dengan magnitudo 5.6 pada kedalaman 10 km, berjarak 129 km Barat Laut Ternate, Maluku Utara," jelas Kepala PVMBG Kasbani.

Dari analisis PVMBG, kondisi geologi di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, umumnya tersusun oleh batuan vulkanik berumur pra tersier, dimana sebagian batuan telah mengalami pelapukan.

Selain itu, PVMBG juga menginformasikan bahwa intensitas kekuatan guncangan gempa bumi yang dirasakan di Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang sebesar III MMI (Modified Mercalli Intensity).

PVMBG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. (DAN)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (08112213555)

Copy Right © 2019 Ministry of Energy and Mineral Resources
Secretariat General of Ministry of Energy and Mineral Resources
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18 Jakarta Pusat 10110
Phone. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center