0

'Penyebab gempabumi diperkirakan berasosiasi dengan zona subduksi di sebelah Selatan Kepulauan Babar dan Kepulauan Tanimbar, Maluku,' papar Kepala Pusat, Kepala Bidang Pengamatan Gempabumi dan Gerakan Tanah, Badan Geologi, Departemen ESDM, DR. E. Kusdinar Abdurachman, DEA. Kondisi daerah terkena gempa disusun oleh batuan vulkanik dan aluvium berumur kuarter serta batuan sedimen berumur tersier yang telah mengalami pelapukan sehingga bersifat urai, lepas dan bersifat memperkuat efek goncangan (amplikasi), gempabumi tidak dirasakan di wilayah Saumlaki dan sejauh ini belum diperoleh informasi adanya korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempabumi ini.

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami, mewaspadai terjadinya gempa susulan dengan energi yang semakin mengecil, gempabumi ini tidak akan menimbulkan tsunami meskipun lokasinya berpusat dilaut, namum energinya tidak cukup kuat untuk dapat menimbulkan tsunami, serta selalu mengikuti arahan informasi dari SATLAK PB dan SATKORLAK PB

Copy Right © 2019 Ministry of Energy and Mineral Resources
Secretariat General of Ministry of Energy and Mineral Resources
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18 Jakarta Pusat 10110
Phone. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center