Konferensi OPEC Sepakati Suspensi Keanggotaan Indonesia

Wednesday, 10 September 2008 - Dibaca 5588 kali

Konferensi OPEC ke 149 yang diadakan di Wina, Austria pada tanggal 9-10 September telah memahami posisi Indonesia sebagai net oil importer. Baik konferensi maupun Indonesia telah menyepakati diberlakukannya status suspensi keanggotaan dan keduanya mengharapkan agar Indonesia dapat menjadi anggota penuh OPEC kembali bila situasi memungkinkan.

OPEC melihat bahwa dunia sudah cukup mendapatkan pasokan minyak, namun menjelang musim dingin permintaan tersebut diperkirakan akan meningkat. Untuk mengantisipasi hal ini, OPEC memutuskan untuk kembali pada tingkat produksi bulan September 2007 sebesar 28,8 juta barel per hari, yang termasuk Angola dan Ekuador, diluar Indonesia dan Irak.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro juga melakukan pembicaraan kerjasama bilateral dengan Menteri Energi dan Pertambangan Aljazair, Chakib Khelil perihal impor minyak mentah dan LPG; Menteri Minyak dan Pertambangan Ekuador, Rafael Correa membicarakan kemungkinan kerja sama eksplorasi dan produksi migas di Ekuador; dan Menteri Perminyakan Irak, Hussein Al-Shahristani mengenai eksplorasi dan produksi migas di Irak. Disamping itu, Menteri ESDM juga melakukan pembicaraan dengan eksekutif puncak ENI Italia, perusahaan minyak yang beroperasi di bidang terkait dengan kegiatan eksplorasi dan produksi migas di Indonesia.

Share This!