0

'Kenaikan harga kali ini sangat didorong ulah spekulator,' ujar Sekjen OPEC Abdalla Salem El-Badri di Wina. Penjelasan El-Badri yang dimuat dalam situs resmi OPEC www.opec. org itu diberikan sehubungan kenaikan harga minyak mentah yang terjadi terutama sejak awal pekan ini.

Minyak mentah ringan (light sweet) AS sempat menembus 90,07 dolar AS/barel sedang minyak mentah brent London mencapai 84,88 dolar AS/barel pada hari Kamis (18/10). Sedang minyak basket OPEC yang juga terus menguat menembus 81,14 dolar AS/barel pada hari yang sama.

OPEC, menurut El-Badri sangat hati-hati menyikapi kenaikan harga yang tinggi saat ini. Selain terus memantau dan mengamati perkembangan yang terjadi. 'OPEC tidak nyaman dengan fenomena ini. Sebab selain pasokan minyak mentah berjalan dengan baik, faktor fundamental sebenarnya tidak mendukung kenaikan harga minyak kali ini,' ujar El Badri.

Diungkapkan saat ini tidak ada gangguan pasokan minyak mentah, inventori minyak komersial OECD diatas rata-rata angka lima tahun belakangan. Bahkan bisa untuk memenuhi kebutuhan 53 hari kedepan, sebuah angka yang sangat aman.

'OPEC tetap pada posisi untuk terus menyeimbangkan dan menciptakan stabilitas pasar,' tegas El-Badri. Langkan ini bertujuan agar terjadi persaingan yang adil dalam pasar sehingga bisa memberikan keuntungan baik konsumen maupun produsen minyak mentah.

Untuk mewujudkan misi itu OPEC menyepakati menambah produksi 500 ribu barel per hari pada pertemuan bulan September lalu. Saat ini tengah berlangsung penyiapan bersama dalam menaikan produksi itu yang mulai dilaksanakan pada tanggal 1 November 2007.

Untuk itu, menurut El Badri, OPEC senantiasa memonitor perkembangan pasar minyak dengan merespon setiap terjadi gangguan pasokan. Termasuk mengamankan pasokan selama memasuki musim dingin yang sedang terjadi.

Copy Right © 2019 Ministry of Energy and Mineral Resources
Secretariat General of Ministry of Energy and Mineral Resources
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18 Jakarta Pusat 10110
Phone. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center