Transaksi Minyak OPEC Akan Menggunakan Euro

Wednesday, 13 February 2008 - Dibaca 4307 kali

'Kami merencanakan untuk menghargai minyak dalam Euro. Hal tersebut dapat dilakukan, namun membutuhkan waktu,' ujar Al Badri yang berada di London untuk menghadiri sebuah pertemuan. Perubahan itu, menurut Al Badri, dapat terjadi dalam satu dekade ke depan.

OPEC saat ini mengalami tekanan dari para anggotanya, sebagaimana ditulis MEED, akibat kemerosotan pendapatanya hingga mencapai 44 persen sejak tahun 2000 dengan melemahnya mata uang USD.

'Dalam transaksi minyak di New York, Singapura atau Dubai, mata uang yang digunakan adalah Euro atau Yen,' papar Al Badri. Sehingga pengalihan penggunaan mata uang dalam transaksi minyak bukan halangan.

Badri mengungkapkan, untuk menjadi mata uang yang dominan, USD melewati dua kali perang dunia dan waktu lebih 50 tahun. Saat ini mata uang Euro telah muncul menjadi salah satu mata uang yang kuat di dunia, seiring dengan perkembangan perekonomian dunia.

Share This!