Tandatangani MoU, Badan Geologi KESDM dan PT ANTAM Bersinergi di Bidang Penyelidikan dan Pengembangan Geologi

BANDUNG - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT ANTAM (Persero) mengenai Penyelidikan dan Pengembangan Bidang Geologi, Kamis (12/1) di Bandung. Penandantangan MoU ini dilakukan oleh Kepala Badan Geologi Ego Syahrial dan Direktur Utama PT ANTAM Tedy Badrujaman sebagai penegasan komitmen bersama terkait kerja sama dalam hal penyelidikan dan pengembangan eksplorasi di bidang geologi, khsusunya sumber daya mineral logam yaitu emas.

"Saat ini Kementerian ESDM telah menetapkan arah kebijakan sektor ESDM, salah satunya meningkatkan kemampuan pasokan energi dan sumber daya mineral melalui peningkatan eksplorasi dan produksi bagi kesejahteraan masyarakat di tanah air", kata Ego.

Melalui penelitian dan pengembangan sektor hulu mineral logam, Badan Geologi tentunya dapat menghasilkan basis data yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pembuatan rekomendasi wilayah kerja dan pengembangan usaha mineral logam dasar. "Tahun 2015 Badan Geologi telah mengidentifikasi bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya mineral emas sebanyak 6.513 ton dan cadangan sebesar 2.537 ton," lanjut Ego.

Penandatanganan MoU tahun 2017-2022 ini menjadi sangat penting karena menjadi acuan dalam membuat program kerja sama teknis yang pelaksanaanya diusulkan dalam dua tahap, yaitu:
  1. Tahap I (2017-2018): dengan sasaran memperoleh wilayah berpotensi emas yang dapat direkomendasikan untuk WIUP (Wilayah Izin Usaha Pertambangan) Emas fokus pada zona konvensional (sabuk magmatik). Pelaksana: Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP), dan didukung oleh Pusat Survei Geologi (PSG), Badan Geologi KESDM.
  2. Tahap II (2019-2022): dengan sasaran menemukan indikasi atau model endapan baru emas dalam lingkungan metamorf untuk mendapatkan wilayah prospek baru yang lebih luas. Pelaksana: Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi PSDMBP dan Pusat Survei Geologi (PSG), Badan Geologi KESDM.
"Dibutuhkan kerja sama yang baik antara kedua belah pihak untuk melaksanakan penyiapan data dan informasi, penelitian, penyelidikan, pengembangan bidang geologi, pemanfaatan sarana survei dan laboratorium, peningkatan kemampuan sumber daya manusia serta fasilitas yang dimiliki dengan tujuan bertukar ilmu pengetahuan,"tutup Ego. (IW)
Hak Cipta © 2017 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi