Gempa 6,6 SR Guncang Bengkulu

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, pada tanggal 13 Agustus 2017 pukul 10:08:10 WIB telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 6,6 SR pada kedalaman 10 km, berjarak 71 km barat daya Bengkulu Utara. Berdasarkan GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, pusat gempa bumi terletak pada koordinat 101,67 BT dan 3,65 LS, dengan magnitudo 6,5 pada kedalaman 60 km. Berdasarkan the United States Geological Survey (USGS), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 101,600 BT dan 3,794 LS, dengan magnitudo 6,4 mb pada kedalaman 35,9 km.

Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral melalui Aplikasi Magma Indonesia menyatakan, Pusat gempa bumi berada di Samudera Indonesia di sebelah barat daya Pulau Sumatera. Kondisi geologis daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi yaitu Pulau Engano dan pesisir barat Bengkulu dan Lampung. P. Enggano disusun oleh batuan sedimen berumur Tersier, dan wilayah barat Pulau Sumatera disusun oleh batuan sedimen berumur Tersier dan Kuarter. Guncangan gempa bumi akan terasa kuat pada batuan Kuarter serta batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan.

Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalaman yang berada di lempeng samudra Indo-Australia, kejadian gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.

PVMBG merekomendasikan masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempabumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil. (SF)

Hak Cipta © 2017 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi