Kepala Badan Geologi Kunjungi Pos PGA Gunungapi Sinabung

KARO - Kepala Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial didampingi Kapala Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani mengunjungi Pos Pengamat Gunungapi (PGA) Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo Sumatera Utara. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat langsung kesiapsiagaan pengamat melakukan pemantauan dan penyampaian informasi dan rekomendasi kepada pemerintah daerah serta melakukan pemeriksaan kondisi peralatan monitoring.

Pengamat gunungapi merupakan ujung tombak garda terdepan penyebaran informasi terkini aktivitas vulkanik gunungapi. Karena itu keberadaannya sangat strategis dan patut diperhitungkan dalam memitigasi bencana geologi karena menyangkut keselamatan banyak orang apalagi di gunungapi yang terhitung sangat aktif seperti Gununapi Sinabung.

c-Ego%20Sinabung.jpg

"Kepada para pengamat Pos Gunung api untuk meningkatkan kesigapan dalam pemantauan dan pelaporan ke pusat serta koordinasi dengan daerah dan Media, termasuk peningkatan pelayanan kepada para stake holder yang memerlukan informasi terkait Gunung Sinabung," demikian pesan Kepala Badan Geologi saat mengunjungi Pos PGA Gunungapi Sinabung. Rabu (25/5).

Peran petugas PGA Gunung Sinabung akan sangat terasa terutama saat gunung itu meningkat aktivitas vulkaniknya. "Pengamatan baik secara visual maupun menggunakan alat dilakukan 24 jam nyaris tanpa henti dan hasil dari monitoring tersebut dikirimkan ke Badan Geologi dan institusi terkait lainnya," ujar Ego.

Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus mengirimkan Tim Tanggap Darurat ke Sinabung bekerjasama dengan petugas PGA Sinabung memperkuat kegiatan pemantauan secara menerus 24 jam per hari, berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan setempat (BPBD, TNI, POLRI), maupun melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat setempat.

Gunung Sinabung merupakan gunungapi teraktif di Indonesia, gunung bertipe strato ini memiliki ketinggian yang mencapai 2.460 meter. Gunung ini terakhir meletus pada bula September 2013. Sejak tahun 2013 itulah, Sinabung mengeluarkan material letusan dengan rata-rata tinggi letusan mencapai 2000 meter seperti yang terjadi Rabu (24/05/17) saat Badan Geologi yang bersama rombongan melakukan kunjungan. (SF)