Pasca Gempa Poso 29 Mei, Tim Tanggap Darurat Badan Geologi Tenangkan Masyarakat

POSO - Masyarakat Poso diguncang gempa bumi pada tanggal 29 Mei 2017 lalu. Gempa dengan magnitudo 6,6 SR itu diikuti gempa susulan sekitar 189 kali telah menimbulkan dampak traumatik bagi sebagian masyarakat Poso. Untuk mengurangi dampak traumatik Tim Tanggap Darurat Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral lakukan sosialisasi menenangkan masyarakat dan memberikan pencerahan mengahadapi kejadian gempa bumi. Sosialisasi dilakukan dihadapan 300 warga wilayah terdampak oleh Tim Tanggap Darurat Badan Geologi didampingi oleh muspika setempat dan dikawal oleh satuan Polres Poso tersebut

"Tim Tanggap Darurat Badan Geologi Kementerian ESDM yang berangkat menuju lokasi gempa bumi Poso selain melakukan penelitian dan penyelidikan gempa, juga telah melakukan sosialisasi mitigasi bencana geologi. Diharapkan sosialisasi ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat," ujar Kepala Badan Geologi saat dihubungi esdm.go.id. Sabtu (5/6).

Kepala Badan berharap sosialisasi ini dapat menenangkan masyarakat di Desa Watumaeta paska gempa Poso 29 Mei. "Masyarakat Desa Watumaeta memerlukan bimbingan dan pengarahan pascka terjadinya gempa 6,6 SR yang diikuti gempa susulan sekitar 189 kali. Sosilisasi dilakukan secara langsung kepada masyarakat RT 6 dan RT 7 Dusun 3 Desa Wuasa ,"tambah Ego.

Gempa bumi Poso Sulawesi Tengah yang terjadi pada hari Senin, 29/05/17 dengan kekuatan 6.6 SR. gempa mengakibatkan 4 orang luka berat dan 21 orang luka ringan. Goncangan gempa terkuat dirasakan di Desa Napu pada skala intensitas VI MMI. Dampak gempa terparah yang ditemukan oleh Tim TD Badan Geologi terdapat di Desa Wuasa. Gempa yang diikuti dengan gempa susulan sekitar 189 kali tersebut telah mengakibatkan terjadinya surface rupture (surface faulting, retakan tanah, likuifaksi dan longsoran). (SF)