Kupas Tuntas Katalis Merah Putih

"Apa itu Katalis Merah Putih? Apakah itu katalis yang berwarna merah atau putih, ataukah itu adalah katalis milik Indonesia Raya," demikian Direktur PEM Akamigas, R.Y. Perry Burhan membuka acara 1 Day With Experts kali ini.

"Kita mengundang pembicara hebat, yang juga penemu katalis merah putih. Jadikan kesempatan baik ini untuk menggali sedalam-dalamnya, ajukan pertanyaan sebanyak-banyaknya kalo perlu sampe Prof. Subagjo tidak bisa lagi menjawabnya," imbuh Perry Burhan

1 Day With Experts kali ini yang dilaksanakan di Grha Oktana (25/1) mengundang penemu katalis, Prof. Dr. Ir. Subagjo, yang juga seorang peneliti dari Teknik Kimia ITB. Tema yang diangkat adalah "Peran teknologi katalis dalam menciptakan kilang Indonesia langit biru dan kemandirian BBM menuju tercapainya keadilan Energi untuk Negeri."

Prof. Subagjo menyampaikan bahwa kebutuhan katalis di Indonesia saat ini masih lebih banyak didapatkan melalui impor. Bahkan 80% kebutuhan katalis dunia dipasok oleh Amerika Serikat. Amerika sangat sadar bahwa untuk penguasaan teknologi katalis masihlah yang terdepan, dan sangatlah banyak industri yang membutuhkan katalis, termasuk Indonesia.

Di Indonesia sendiri hanya ada satu pabrik katalis dengan lisensi dari luar negeri . Jadi untuk pabrik yang ada di Indonesia, hanya memproduksi katalis yang relative murah, tentunya juga dengan keuntungan kecil. Sedangkan untuk katalis yang menghasilkan keuntungan besar, tidak diproduksi di Indonesia, melainkan dipasok dari perusahaan induk.

Kebutuhan Indonesia untuk katalis adalah sebesar USD 500 juta dan itupun harus diimpor. Karena adanya persaingan yang ketat, 60% diantaranya dimonopoli oleh pengembang dan hanya 40% yang dijual bebas. Indonesia wajib bekerja keras untuk menguasai teknologi katalis agar dapat nersaing di era global dan tidak kehilangan jati diri bangsa. (drm)


Hak Cipta © 2019 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center