MEMBENTUK EVALUATOR DOKUMEN PERTAMBANGAN YANG HANDAL

Bandung - Melalui Diklat Evaluasi Studi Kelayakan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, PPSDM Geominerba bentuk evaluator dokumen pertambangan yang handal. Senin (22/07) pagi, diklat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM, Ade Hidayat di gedung diklat PPSDM Geominerba.

Dalam sambutannya, Ade Hidayat menyampaikan bahwa kelayakan investasi dalam kegiatan pertambangan merupakan tahapan akhir dari kegiatan eksplorasi, yang menentukan kegiatan tersebut akan dilanjutian ke tahap operasi produksi atau berhenti sampai tahap eksplorasi saja. Oleh karena itu, kegiatan diklat ini sangat penting untuk membentuk evaluator dokumen pertambangan, yang memiliki kompetensi dalam melaksanakan kaidah-kaidah pengawasan administrasi pada kegiatan eksplorasi, khususnya evaluator dokumen studi kelayakan, untuk mewujudkan tata kelola pengelolaan pertambangan yang baik.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan diklat selama 5 hari, mulai tanggal 22 sampai 26 Juli 2019, diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari Direktorat Jenderal Minerba. Para peserta akan mendapatkan materi diklat dari para pengajar yang berasal dari Direktorat Pembinaan Pengusahaan Batubara, Direktorat Pembinaan Pengusahaan Mineral dan dari Direktorat Teknik dan Lingkungan Minerba, yaitu identifikasi laporan studi kelayakan, evaluasi data hasil eksplorasi, evaluasi rencana penambangan, pengembangan masyarakat dan tenaga kerja pertambangan dan evaluasi rencana pengelolan dan pemurnian.

Selain itu, para peserta juga akan mendapatkan materi pelajaran mengenai evaluasi K3 dan lingkungan, evaluasi kelayakan investasi tambang serta studi kasus. Dan kegiatan akan diakhiri dengan ujian tertulis yang harus diikuti oleh seluruh peserta. (NR/IR)