Jargas Deli Serdang Rampung, Infrastruktur Rakyat Semakin Kuat

Deli Serdang, Pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, telah rampung. Fasilitas yang dibangun dengan dana APBN tahun 2018 sebanyak 5.560 sambungan rumah (SR) ini, merupakan wujud komitmen Pemerintah memperkuat infrastruktur untuk rakyat.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar meresmikan pengoperasian jargas di Kantor PDAM Tirta Deli, Deli Serdang, Rabu (6/3). Mendampingi Wamen dalam peresmian tersebut, Anggota Komisi VII DPR Tifatul Sembiring, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Alimuddin Baso, Wakil Bupati Deli Serdang Zainudin Mars serta Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT PGN Dilo Seno Widagdo serta Direktur Pengembangan Pertamina EP, John Hisar Simamora.

Setelah dibangun Pemerintah dengan menggunakan dana APBN, jargas Deli Serdang selanjutnya dikelola oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. Pasokan gas berasal dari PT Pertamina EP dengan volume 0,2 mmscfd.

Jargas Deli Serdang dengan total panjang pipa mencapai 120.738 meter, dibangun di Kelurahan Tanjung Morawa A, Tanjung Morawa B, Dahang Kelambir, Tangjung Baru, Pekan Tanjung Morawa, Dalu XA, Dagang Kerawan dan Wonosari. Total investasi jargas ini mencapai Rp 71,44 miliar.

Pembangunan jargas merupakan salah satu Program Jokowi-JK untuk mewujudkan kedaulatan energi, termasuk juga meningkatkan pemanfaatan sumber daya migas yang dimiliki daerah.

Pemerintah berkomitmen untuk mendukung seluruh aspek yang berkaitan dengan program pembangunan jargas ini. Diantaranya aspek regulasi yang menjamin kepastian alokasi gas bumi, mendorong BUMN dan swasta untuk dapat terlibat dalam penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui pipa untuk sektor rumah tangga yang optimal, menetapkan harga gas bumi khususnya untuk sektor rumah tangga yang optimum dan juga menyiapkan porsi subsidi yang tepat sasaran untuk mendukung program konversi.

img-20190306-wa0044.jpg

"Subsidi enegi terus kita kurangi, kita alihkan untuk belanja infrastruktur fisik yang lebih produktif, contohnya seperti jaringan gas yang kita resmikan hari ini," ungkap Wamen Arcandra

Kemudian, sebagai langkah pendorong dan memasyarakatkan pemanfaatan gas bumi untuk sektor rumah tangga, Pemerintah juga mendukung konversi dengan melaksanakan pembangunan infrastruktur penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui pipa. "Pembangunan jargas juga berarti penguatan infrastruktur untuk rakyat," kata Arcandra.

Dengan menggunakan gas bumi, penghematan yang diperoleh mencapai Rp 90.000 per bulan. "Untuk pemakaian normal, dibandingkan dengan LPG 3 kg, jargas bisa menghemat hingga Rp 80.000 hingga Rp 90.000 per bulan. Jika dihitung bisa hemat setara 4 tabung LPG," imbuh Arcandra.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT PGN Dilo Seno Widagdo dalam kesempatan itu mengatakan, pemanfaatan gas bumi dalam memenuhi kebutuhan harian rumah tangga, jauh lebih efisien dan aman.

"Ke depan, kami harapkan pembangunan jargas akan lebih massif, karena gas bumi ini sangat efisien dan aman bagi penggunaan sehari-hari," tukas Dilo.

Masyarakat Deli Serdang menyambut gembira pengoperasian jargas di daerahnya. "Kami sangat gembira karena untuk pertama kalinya Kabupaten Deli Serdang dapat menikmati jargas," kata Wakil Bupati Deli Serdang Zainudin Mars.

Selanjutnya, ia mengharapkan agar pembangunan jargas dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang menikmati gas bumi.

Untuk provinsi Sumatera Utara, selain Deli Serdang, jargas juga dibangun di Kota medan sebanyak 5.656 SR. Dengan demikian, total jargas yang dibangun di provinsi ini sebanyak 11.216 SR.

Program Pembangunan jargas dengan dana APBN telah dilakukan sejak 2009. Hingga akhir tahun 2018, telah terbangun 325.773 SR yang terdistribusi di 16 provinsi, 40 kabupaten/kota. (TW)

Hak Cipta © 2019 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center