Tutup Tahun 2020, Ditjen Migas Resmikan Fasilitas Baru dan Bagikan Medical Kit

Jakarta, Menutup tahun 2020, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi meresmikan fasilitas baru dan kembali membagikan medical kit bagi para pegawai di lingkungan Ditjen Migas.

Peresmian dilakukan di Lobby Gedung Ibnu Sutowo, Rabu (20/12), dipimpin oleh Sesditjen Migas Iwan Prasetya Adhi dan dihadiri oleh pejabat eselon II di lingkungan Ditjen Migas, pejabat fungsional madya dan para pegawai lainnya.

Fasilitas Gedung Ibnu Sutowo secara bertahap diperbaiki dalam rangka memberikan pelayanan yang maksimal kepada stakeholder migas. "Sejak tahun 2017, seluruh fasilitas Gedung Ibnu Sutowo secara bertahap diperbaiki agar dari waktu ke waktu pelayanan di tempat kami semakin baik," kata Sesditjen Migas Iwan Prasetya Adhi.

Dengan adanya tampilan all new look Gedung Ibnu Sutowo dan semakin membaiknya dukungan sarana prasarana dan infrastruktur gedung, juga diharapkan dapat menjadi good influence dan meningkatkan imun seluruh pegawai di lingkungan Ditjen Migas.

"Terima kasih atas kerja sama semua pihak karena kini tampilan kantor kita juga lebih milenial. Tidak seperti kantor Pemerintahan yang terkesan angker," tambah Iwan.

Dalam kesempatan tersebut, Iwan juga menyampaikan apresiasinya atas pencapaian realisasi anggaran Ditjen Migas tahun 2020 sebesar 96,68, melebihi target 94,5%. Ini berarti tiga tahun berturut-turut Ditjen Migas mampu mencapai realisasi anggaran di atas 95%.

Sementara itu untuk meningkatkan pelayanan kepada stakeholder, telah dilakukan penyederhanaan perizinan dan regulasi dengan menggunakan aplikasi yang terintegrasi di seluruh lingkungan Kementerian ESDM.

"Goal dari pencapaian kita semua, tidak lain mempunyai tujuan mulia yaitu terus membangun dan menjaga kepercayaan publik. Dan selanjutnya, sudah menjadi tugas stakeholder kita untuk memberikan kritik dan masukan terhadap apa yang telah dilakukan Pemerintah selama ini," tutur Iwan.

Rangkaian acara peresmian ini juga diisi dengan pemberian bantuan dari Keluarga Besar Ditjen Migas kepada Keluarga Alm. Ilham Rakhman Hakim yang meninggal dunia tanggal 20 Desember 2020.

Selain itu, diserahkan pula paket medical kit tahap VI. Isi paket yang dibagikan ini disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga. Paket medical kit kelima ini terdiri dari susu, madu, vitamin, masker, hand sanitizer dan sebagainya.

Pembagian medical kit telah dilakukan Ditjen Migas sejak Maret 2020. Medical kit tidak hanya dibagikan kepada ASN, tetapi juga tenaga penunjang yang bekerja di lingkungan Ditjen Migas.

Ditjen Migas juga melakukan monitoring kesehatan para pegawai secara ketat dan diharapkan berdisplin menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. "Jangan lupa melaksanakan protokol kesehatan di manapun kita berada," ujar Iwan.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, telah diselenggarakan swab test massal secara berkala. (TW)