Wamen ESDM: Tingkatkan SDM Migas Melalui Kompetensi

Jakarta, Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) migas di tengah persaingan global, dibutuhkan kompetensi. Ada tiga komponen untuk mendukung kompetensi yaitu pengetahuan, skill dan pengalaman.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengungkapkan hal tersebut dalam FGD yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM di Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (8/12).

Menurut dia, pengetahuan bisa diperoleh dari bangku kuliah atau membaca literatur. Apalagi di masa melek internet saat ini, banyak hal yang bisa dipelajari dengan berselancar di dunia maya. "Makanya masyarakat jaman now itu tidak lagi terpaku mencari ilmu lewat bangku kuliah," katanya.

Kedua, skill atau keahlian. Dan terakhir adalah pengalaman. Untuk mendapatkan keahlian dan pengalaman, dibutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Wamen mencontohkan perbedaan ilmu, skill dan pengalaman dengan orang yang berenang. Orang yang ingin berenang, harus belajar ilmu berenang terlebih dahulu. Selanjutnya, jika ingin mengikuti perlombaan, tentunya harus memiliki keahlian yang cukup baik dan pengalaman mengikuti lomba. "Kalau kualifikasi kita perenang sungai menjadi olimpiade bisa tidak? Bisa kalau kita dilatih skill dan olimpiade," tambahnya.

Lebih lanjut Arcandra mengungkapkan, Kementerian ESDM saat ini dalam tahap mendidik dan mempersiapkan tenaga-tenaga terampil milik Indonesia untuk dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini penting karena banyak sekali kekhawatiran masyarakat ekonomi ASEAN yang akan adanya serbuan tenaga kerja asing.

"Kita khawatir akan adanya masyarakat ekonomi ASEAN. Kita khawatir akan serbuan tenaga kerja asing. Namun, Saat ini kita dalam posisi melindungi atau mendidik tenaga-tenaga terampil kita untuk bisa bersaing di tingkat nasional nanti juga internasional," tegas Arcandra.

Arcandra mengharapkan dengan adanya FGD yang dihadiri oleh para asosiasi industri dengan keahlian di bidang migas, dapat menelaah baik dari sisi keilmuan, skill dan pengalamannya untuk dapat bersaing di kelas ASEAN. (DK/TW)