Aksi Kolaborasi Dorong Percepatan Transisi Energi dan Hilirisasi Mineral Nasional

Selasa, 21 Maret 2023 - Dibaca 1547 kali

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 130.Pers/04/SJI/2023

Tanggal: 21 Maret 2023

Aksi Kolaborasi Dorong Percepatan Transisi Energi dan Hilirisasi Mineral Nasional

Kementerian ESDM berkomitmen untuk mempercepat transisi energi dengan membentuk ekosistem yang sinergis dan terintegrasi antara pemerintah, media, akademik, industri (BUMN dan Swasta) dan masyarakat.

"Kami percaya bahwa dengan membentuk ekosistem yang sinergitas melalui konsep pentahelix antar pemangku kepentingan, kita dapat mempercepat pengembangan energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) dalam transisi energi di Indonesia sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan", ungkap Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Hendra Iswahyudi, pada kegiatan Tripatra Energy Talk, Selasa (21/3).

Lebih lanjut Hendra menjelaskan bahwa pemanfaatan potensi energi baru terbarukan indonesia masih sangat perlu didorong peningkatan pemanfaatannya. Potensi EBT Nasional tercatat sebesar 3.689 GW, yang terdiri atas surya, hidro, Bioenergi, Angin, Panas Bumi dan Laut dan tersebar di berbagai wilayah indonesia. Total pemanfaatan yang telah dilakukan sebesar 12.557 MW atau baru sekitar 0,3% dari total potensi.

c-Tripatra%20Energy%20Talk.jpeg

Tripatra Energy Talk merupakan forum diskusi dan kolaborasi pembangunan kapabilitas nasional untuk mendukung program transisi energi dan hilirisasi mineral nasional. Forum ini sekaligus menjadi wadah untuk mengumpulkan wawasan tentang masa depan energi dan mineral dari para pakar dan praktisi terkemuka di Jakarta.

Hendra berharap Tripatra Energy Talk ini dapat mempererat kerja sama dan kolaborasi antara pelaku usaha industri bidang energi baru dan energi terbarukan juga bidang mineral yang membawa manfaat bagi bangsa Indonesia. "Saya berharap forum ini akan semakin memperkaya pengetahuan, menguatkan sinergi dan kolaborasi nasional seluruh stakeholder untuk dapat bersama-sama mengambil peran mendorong percepatan transisi energi dan hilirisasi mineral di Indonesia", ujar Hendra.

Presiden Direktur dan CEO PT Tripatra Engineers and Constructors,Raymond N Rasfuldi mengatakan bahwa pelaksanaan forum diskusi ini merupakan bagian dari komitmen Tripatra untuk berkontribusi dalam memajukan sektor energi dan mineral nasional.

Di kesempatan yang sama Direktur Industri Logam, Kementerian Perindustrian, Liliek Widodo menjelaskan hilirisasi mineral merupakan strategi penting untuk memajukan industri nasional dan meningkatkan nilai tambah produk sumber daya mineral dalam negeri. Percepatan hilirisasi mineral akan membawa dampak positif bagi industri nasional, seperti peningkatan inovasi teknologi, peningkatan nilai tambah produk, dan penciptaan lapangan kerja baru.

"Kolaborasi menjadi penting dalam percepatan transisi energi dan hilirisasi mineral, namun, untuk mencapainya, perlu ada kolaborasi yang baik antara pemerintah dan sektor swasta untuk terus menciptakan kemampuan nasional yang kuat dalam hal teknologi, sumber daya manusia, dan infrastruktur untuk dapat melaksanakan hilirisasi mineral dengan efektif dan efisien," imbuh Liliek.

Sebagai informasi forum diskusi Tripatra Energi Talk merupakan wadah untuk mengumpulkan wawasan tentang masa depan energi dan mineral dari para pakar dan praktisi terkemuka yang dihadiri dihadiri lebih dari 1,000 peserta secara luring dan daring di Youtube Kementerian ESDM dan Tripatra. Forum ini diharapkan bisa menjadi platform untuk berbagai informasi dan wawasan seputar transisi energi dan hilirisasi mineral. (BTJ)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (08112213555)

Bagikan Ini!