Asosiasi Pertambangan Batubara Beri Kontribusi Hadapi Pandemi Covid-19 di Indonesia

Selasa, 31 Maret 2020 - Dibaca 1014 kali

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 139.Pers/04/SJI/2020

Tanggal: 31 Maret 2020

Asosiasi Pertambangan Batubara Beri Kontribusi Hadapi Pandemi Covid-19 di Indonesia


Tingginya angka penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Indonesia, membuat seluruh elemen masyarakat bahu membahu untuk mengurangi percepatan penyebaran Covid-19 dengan beragam cara, mulai dari membatasi aktivitas sosial, menjadi relawan Satgas Covid-19, maupun dengan melakukan penggalangan dana. Salah satunya adalah Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia - Indonesian Coal Mining Association (APBI-ICMA), yang ikut memberikan bantuan untuk meminimalisir penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, ada 2 cara bantuan yang dilakukan oleh APBI-ICMA dalam memberikan bantuan. "Pertama, diserahkan secara mandiri oleh perusahaan, yang kedua, dikumpulkan melalui rekening penggalangan dana APBI Peduli," ujar Agung di Jakarta, Selasa (31/3).

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa hingga hari Selasa ini (31/3), total keseluruhan yang diberikan anggota APBI-ICMA mencapai lebih dari Rp540 miliar.

"Adapun donasi yang disumbangkan oleh perusahaan-perusahaan pertambangan batubara yang tergabung dalam APBI, selain sumbangan dari Adaro sebanyak Rp20 miliar, Bakrie Group (PT KPC & PT Arutmin Indonesia) juga menyumbangkan lebih dari Rp40 miliar. Di samping itu, beberapa perusahaan pertambangan batubara anggota APBI seperti PT Berau Coal, PT Borneo Indo Bara dan PT Manggala Alam Lestari yang tergabung dalam grup usaha Sinar Mas, turut berkontribusi dalam memberikan bantuan sebesar Rp500 miliar yang disumbangkan melalui Kadin & Yayasan Budha Tzu Chi," papar Agung.

Sementara itu, Direktur Eksekutif APBI, Hendra Sinadia mengungkapkan,
Indika Group juga memberikan donasi langsung kepada Gugus Tugas dan Yayasan Benih Baik Indonesia sebesar Rp1 miliar.

"Sedangkan yang dikumpulkan melalui penggalangan dana APBI sejauh ini dari Jembayan Muarabara Rp100 juta dan Bahari Cakrawala Sebuku Rp50 juta, dan beberapa perusahaan lain juga akan segera menyampaikan konfirmasi bantuannya," jelas Hendra.

Saat ini lanjut Hendra, APBI-ICMA masih terus melakukan proses pendataan perusahaan batubara yang memberikan bantuan terkait penanggulangan Covid-19 di Indonesia.

"Anggota perusahaan kami berjumlah 160 dan kami masih terus mendata perusahaan anggota yang memberikan bantuan dan kontribusi. Kami akan terus memberikan update perihal bantuan anggota APBI-ICMA untuk penanggulangan Covid-19 di Indonesia," ungkap Hendra.

Agung juga memberikan apresiasi terhadap APBI-ICMA, yang telah melakukan aksi pengumpulan dana secara spontan dalam menghadapi pandemi ini. "Terima kasih kepada APBI yang telah ikut membantu dalam menanggulangi Virus Corona di Indonesia,. Sektor ESDM akan terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa" pungkasnya. (DAN)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama


Agung Pribadi (08112213555)


Bagikan Ini!