Kementerian ESDM Gelar Pelatihan Konversi Sepeda Motor Listrik Bagi UMKM

Senin, 8 Agustus 2022 - Dibaca 1054 kali

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 300.Pers/04/SJI/2022

Tanggal: 8 Agustus 2022

Kementerian ESDM Gelar Pelatihan Konversi Sepeda Motor Listrik Bagi UMKM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan pelatihan Konversi Sepeda Motor BBM menjadi Sepeda Motor Listrik yang diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pelatihan yang berlangsung tanggal 8 s.d 15 Agustus 2022 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.

Pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan Energi Baru dan Terbarukan (PPSDM KEBTKE) Laode Sulaeman dan dihadiri oleh sebanyak 17 peserta terdiri dari Global Mandira Semesta, Yamaha Depok Panprisa Motor, Politeknik Astra, Katalis, SMK Negeri I Cibinong, dan SMK NEgeri I Cilengsi.

"Untuk menumbuhkan UMKM atau bengkel yang terkait dengan konversi motor listrik, PPSDM KEBTKE melaksanakan dua kelas. Para peserta dapat menyerap ilmu yang didapatkan dari kegiatan ini agar dapat diimplementasikan di bengkel masing-masing," kata Laode dalam sambutannya, Senin (8/8).

Laode menceritakan pengalamannya saat bertugas ke Tsinghua University di Beijing. "Rata-rata mereka sudah memakai motor listrik untuk pergi ke kampus, hal inilah yang mendorong kita untuk lebih maju ke depan, jangan ketinggalan terlalu jauh dari Negara berkembang lainnya," ungkap Laode.

Menurut Laode, tantangan Indonesia adalah mengembangkan sumber daya manusia yang terdidik dan menjadi pioneer. Melalui SDM yang mumpuni, maka sumber daya manusia di Indonesia akan mampu berkelas internasional yang siap bersaing mempunyai nilai tawar yang tinggi di pasar tenaga kerja baik lokal maupun internasional. "Kita dapat menunjukkan SDM yang dimiliki Indonesia adalah sumber daya manusia yang berdaya saing internasional, sehingga bukan sebuah keniscayaan lagi Indonesia akan menjelma menjadi kekuatan dunia," ungkap Laode.

Sementara itu, Koordinator Substansi Bidang Ketenagalistrikan BBSP KBLBB Slamet menyampaikan pelaksanaan program konversi sepeda motor listrik akan mampu menghemat penggunaan energi fosil (Bahan Bakar Minyak atau BBM), meningkatkan penggunaan listrik, dan menurunkan gas rumah kaca. "Target awal sekitar 115 unit di seluruh Indonesia. Ini berpotensi dapat menghemat sekitar 51,78 juta liter/tahun dan bisa meningkatkan penggunaan listrik 51.600 Giga Watt (GW) per tahun, selain itu juga dapat menurunkan gas emisi rumah kaca sekitar 65,8 juta ton per tahun," kata Slamet.

Sementara secara spesifik, sambung Slamet, manfaat untuk masyarakat dengan menggunakan sepeda motor listrik mampu menghemat 2.780.000 rupiah/tahun dan mengembangkan industri komponen yang akan digunakan untuk konservasi sepeda motor bbm menjadi sepeda motor listrik.

Selanjutnya, tidak menutup kemungkinan selain konversi motor juga akan ada konservi kendaraan roda empat yang PerMenHub nya sedang disiapkan dan akan dilegalkan. Terkait hal ini, pemerintah juga berencana untuk benchmarking energi nasional dengan target tahun 2030 sudah semarak melakukan konversi sepeda motor BBM menjadi motor listrik.

Koordinator Substansi Bidang Ketenagalistrikan BBSP KBLBB Slamet menyampaikan pelaksanaan program konversi sepeda motor listrik akan mampu menghemat penggunaan energi fosil (Bahan Bakar Minyak atau BBM), meningkatkan penggunaan listrik, dan menurunkan gas rumah kaca. "Target awal sekitar 115 unit di seluruh Indonesia. Ini berpotensi dapat menghemat sekitar 51,78 juta liter/tahun dan bisa meningkatkan penggunaan listrik 51.600 Giga Watt (GW) per tahun, selain itu juga dapat menurunkan gas emisi rumah kaca sekitar 65,8 juta ton per tahun," katanya dalam sambutannya.

Manfaat untuk masyarakat dengan menggunakan sepeda motor listrik mampu menghemat 2.780.000 rupiah/tahun dan mengembangkan industri komponen yang akan digunakan untuk konservasi sepeda motor bbm menjadi sepeda motor listrik.

Slamet menuturkan, selain konversi motor juga akan ada konservi kendaraan roda empat yang PerMenHub nya sedang disiapkan dan akan dilegalkan. Terkait hal ini pemerintah juga berencana untuk benchmarking energi nasional dengan target tahun 2030 sudah semarak melakukan konversi sepeda motor BBM menjadi motor listrik. (NA)

Bagikan Ini!