0

Yuk Cerdas, Pilih BBM Berkualitas

JAKARTA - Saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU, pasti kita sudah tidak asing dengan jenis BBM seperti Premium, Pertalite, Pertamax, Shell Super, dan masih banyak lagi sesuai operator SPBU yang anda datangi. Untuk jenis gasoline (bensin), di Indonesia ada 5 pilihan yang beredar berdasarkan angka oktan atau RON (Research Octane Number) yaitu RON 88, 90, 92, 95 dan 98. Pertamina menjual Premium (88), Pertalite (90), Pertamax (92) dan Pertamax Turbo (98), sementara Shell punya Super (92) dan V Power (95), sedangkan Total menjual Total 92 dan Total 95.

RON adalah angka yang menunjukan seberapa tinggi tekanan yang akan diberikan sampai pada akhirnya bahan bakar akan terbakar secara spontan. Mesin dengan kompresi, semakin tinggi RON maka semakin baik pula untuk mesin mobil, khususnya untuk kendaraan keluaran tahun 2009 ke atas. Informasi mengenai kebutuhan RON kendaraan, terdapat dalam buku manual kendaraan.

"Penting mengetahui berapa oktan yang pas untuk kendaraan kita, karena apabila tidak cocok, akan mengakibatkan knocking atau suara ngelitik pada mesin yang disertai getaran, ruang mesin kotor karena pembakaran tak sempurna yang menimbulkan kerak, biaya perawatan tinggi karena sering ke bengkel dan pada akhirnya harga jual akan turun karena mesin sering bermasalah," papar Adiatma Sardjito, Vice President Coorporate Communication PT Pertamina (Persero) pada Forum Bakohumas Tematik Kementerian ESDM di Bogor (12/7).

Berikut tabel rasio kompresi dan RON mobil dan motor di Indonesia.*

No

Merek

Tipe

Jarak Tempuh (km/liter)

RON

Mobil

Toyota

Avanza

11 : 1

95

Innova

9,8 : 1

92

Yaris

10,5 : 1

95

Daihatsu

Terios

10,1 :1

92

Xenia

11 : 1

95

Ayla

10 ; 1

92

Honda

Jazz

10,1 : 1

92

Mobilio

10,3 : 1

95

HR-V

9,7 : 1

92

Motor

Yamaha

Mio

9,5 : 1

92

Nmax

10,5 : 1

92

Suzuki

GSX

11,5 : 1

95

FU - 150

10,2 : 1

95

Honda

Beat

9,2 : 1

92

Scoppy

9,2:1

92

*sumber : www.mobilku.org

"Bila kita lihat di tabel menunjukan bahwa sebagian besar mobil yang ada saat ini, membutuhkan RON minimal RON 92, begitu pula dengan motor walau dengan jenis merek yang berbeda minimal menggunakan RON 92, dengan menggunakan RON yang lebih tinggi jarak tempuh makin jauh untuk RON 88 (11 km/liter), RON 90 (13 km/liter) sedangkan dengan RON 92 bisa mencapai 14 km/liter," ungkap Adiatma.

Mengggunakan BBM dengan RON tinggi selain mesin menjadi awet, aspek yang juga penting adalah biaya bahan bakar dan biaya perawatan akan lebih murah. Untuk jarak 20 km, dengan kemampuan jarak tempuh berdasarkan RON, maka dihasilkan dengan RON 88 biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 11.000, RON 90 sebesar Rp 12.000 dan RON 92 Rp 13.500.

"Betul memang dengan RON 88 lebih murah, tetapi jangan lupa biaya perawatannya akan lebih mahal, seperti biaya ruang mesin karena kerak lalu penggantian piston, bisa mencapai Rp 5 juta, jadi sebaiknya memang menggunakan BBM sesuai dengan RON yang dianjurkan," tutup Adiatma.

Penulis: Dian Eka Puspitasari

Hak Cipta © 2018 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center