Ini Arahan Pemerintah untuk PLN

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana mewakili Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif memberikan arahan pada PT PLN (Persero) dalam acara Forum Bisnis PLN Tahun 2020, Rabu (5/02/2020), di Jakarta. Forum ini dihadiri oleh direksi, jajaran manajemen di kantor pusat, General Manager PLN Unit seluruh Indonesia, beserta Dirut Anak Perusahaan PLN.

"Semoga forum ini mempersiapkan jajaran PLN untuk bekerja lebih cepat, cermat, dan produktif dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada," Rida menyampaikan.

Rida lalu menyampaikan arahan Menteri untuk PLN, antara lain agar PLN menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Tenaga Listrik. Selain menurunkan BPP, PLN juga diminta untuk meningkatkan Rasio Elektrifikasi.

"Pemerintah telah berkoordinasi dengan beberapa direktur regional agar seluruh warga menikmati listrik dalam bentuk Rasio Elektifikasi 100%," kata Rida. Ini khususnya untuk menyambut peringatan 75 tahun kemerdekaan Indonesia di tahun ini.

Arahan selanjutnya adalah agar PLN meningkatkan Tingkat Mutu Pelayanan. Ini dimaksudkan agar pelanggan mendapatkan pelayanan yang lebih baik dari PLN. PLN juga diminta untuk mengantisipasi masuknya 8.000 MW pada tahun ini dari Program 35.000 MW.

"Pemerintah mencari pasar baru dan memfasilitasi pertemuan PLN dengan calon investor. Pemerintah juga bersurat ke semua BUMN agar mereka mengalihkan penyediaan listriknya jangan lagi sendiri tetapi menggunakan listrik yg disediakan PLN," Rida menjelaskan.

Pemerintah juga berharap PLN mengantisipasi makin tingginya penetrasi renewable energy khususnya yg intermittent ke dalam sistem. Saat ini Pemerintah sedang menyusun Peraturan Presiden untuk mengatur hal tersebut.

"Saya berharap forum ini membawa manfaat bagi PLN, khususnya dalam menghadapi tantangan dan peluang ke depan," tutup Rida. (AT)