Vaksin, Tanggung Jawab Sosial Agar Bangsa Lebih Kuat

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana berpesan agar seluruh pegawai Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan turut membantu upaya pemerintah dalam melawan pandemi Covid 19 dengan cara mengikuti vaksinasi. Rida menuturkan bahwa upaya vaksin ini merupakan upaya yang dilakukan bersama untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

"Vaksin ini aman, efektif, halal, gratis, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak melakukan vaksin. Ini merupakan tanggung jawab sosial kita sebagai pelayan publik agar bangsa ini lebih kuat dan kita bersama-sama bisa bangkit untuk menjadi Indonesia yang lebih maju," ungkap Rida pada acara sosialisasi "Pentingnya Vaksinasi Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19" yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan pada Kamis, (12/2/2021) secara online melalui webinar.

Kementerian ESDM menyelenggarakan program vaksinasi terhadap seluruh pegawai pada tanggal 12-16 Maret 2021 di Kantor Sekretariat Jenderal ESDM, Jakarta. Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung. Vaksinasi merupakan upaya dari Pemerintah untuk melengkapi upaya pencegahan penyakit COVID-19 selain terus mengkampanyekan protocol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Vaksinolog, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Founder IMUNI dr Dirga Sakti Rambe. Dirga mengatakan vaksin merupakan zat yang menstimulasi sistem imunitas tubuh untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit secara spesifik.

"Simpelnya adalah, orang yang tidak divaksinasi akan kebal setelah sakit covid terlebih dahulu, namun orang yang divaksin akan kebal tanpa harus sakit atau terpapar covid 19 terlebih dahulu, itulah pentingnya vaksin," ungkap Dirga.

Dirga menjelaskan bahwa hingga saat ini, vaksinasi merupakan cara pencegahan paling efektif karena hanya vaksin yang membuat tubuh kita kebal. Dan ia juga menyampaikan bahwa Majelis Ulama Indonesia juga sudah memberikan fatwa halal terhadap vaksin sinovac yang diberikan di Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Munir Ahmad turut hadir dalam sosialisasi tersebut. Munir menyampaikan tujuan sosialisasi ini adalah untuk meyakinkan pegawai untuk melakukan vaksinasi dan upaya apa saja yang dilakukan sebelum melakukan vaksin.

"Harapan kami semoga sosialisasi malam hari ini juga dapat memberikan informasi yang lengkap dan memberikan motivasi serta keyakinan pada kita semua untuk siap di vaksin Covid-19," ungkap Munir.

Dokter Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Ulfa Nurul Haidar pada kesempatan yang sama menyampaikan tata cara pelaksanaan vaksin Kementerian ESDM. Ia juga mengimbau untuk pegawai yang akan melakukan vaksin agar mempersiapkan diri dengan konsumsi makanan sehat, tidur cukup, menghindari stress, dan berolah raga dengan tidak berlebihan.

Pada sosialisasi tersebut, Rida terus mengingatkan seluruh pegawai untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan dimanapun berada. "Vaksinasi tidak ditujukan untuk membuat seseorang kebal total, namun untuk mengurangi resiko gejala saat terpapar. Untuk itu saya berpesan untuk semua tetap laksanakan protokol kesehatan," tutup Rida. (UH)