0

Peningkatan harga minyak mentah Indonesia tersebut di atas sejalan dengan peningkatan harga minyak mentah utama di pasar internasional yang diakibatkan oleh beberapa faktor, yakni:

1. terus menurunnya suplai dan stok gasoline Amerika Serikat menjelang musim panas mendatang (driving season), disebabkan rendahnya pengoperasian kilang minyak karena adanya pemeliharaan berkala dan bertambahnya kerusakan sejumlah kilang,
2. masih relatif ketatnya suplai minyak mentah dunia akibat pengurangan produksi minyak mentah OPEC,
3. kekhawatiran pasar sehubungan dengan masih berlanjutnya ketegangan Iran dengan negara-negara Barat mengenai program nuklir,
4. kekhawatiran pasar terhadap terus terganggunya produksi minyak mentah Nigeria sehubungan dengan pelaksanaan pemilu Presiden tanggal 21 April 2007 yang diwarnai kekerasan,
5. terganggunya pemompaan minyak mentah melalui jalur pipa milik Enbridge (0,45 juta bph) selama seminggu, yang menghubungkan Kanada menuju Midwest, Amerika Serikat, akibat adanya kebocoran,
6. meningkatnya pertumbuhan ekonomi dunia.

Khusus peningkatan harga minyak mentah di kawasan Asia Pasifik, selain disebabkan faktor-faktor tersebut di atas, juga disebabkan:

1. meningkatnya permintaan minyak mentah direct burning dan fuel oil oleh Jepang untuk pembangkit listrik tenaga thermal, akibat bertambahnya penghentian pengoperasian PLTN yang disebabkan kerusakan teknis dan masih dilakukannya pemeliharaan berkala,
2. terus dilakukannya peningkatan stok cadangan minyak mentah pemerintah oleh Cina.

Perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan April 2007 (s.d. tgl. 26.04.2007) dibandingkan bulan Maret 2007, sebagai berikut:

1. WTI (Nymex) naik US$ 3,07/bbl dari US$ 60,73/bbl menjadi US$ 63,80/bbl.
2. Brent (IPE) naik US$ 5,06/bbl dari US$ 62,46/bbl menjadi US$ 67,52/bbl.
3. Tapis (Platt's) naik US$ 6,82/bbl dari US$ 67,87/bbl menjadi US$ 74,69/bbl.
4. Basket OPEC naik US$ 4,82/bbl dari US$ 58,46/bbl menjadi US$ 63,28/bbl.

Hak Cipta © 2018 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center