0

Di pasar London pada penutupan hari Selasa (23/10) petang, untuk jenis minyak mentah ringan (light sweet) AS harga terpangkas 2 dolar AS menjadi 85,16 dolar AS/barel. Untuk jenis Brent turun 62 sen dolar AS menjadi 82,85 dolar AS/barel.

Penurunan juga terjadi pada harga basket minyak OPEC. Berdasarkan perhitungan Sekretariat OPEC di Wina hari Selasa (23/10) harga basket minyak OPEC turun 1,32 dolar AS menjadi 80,23 dolar AS/barel. Sebelumnya, harga basket minyak OPEC berada di posisi 81,55 dolar AS/barel pada hari Jum'at (19/10).

Untuk minyak mentah ringan AS, harga baru tersebut berarti telah mengalami penurunan sekitar 5 dolar AS dari harga 90,07 dolar AS/barel yang terjadi pekan lalu. Penurunan hampir sama juga terjadi pada minyak mentah jenis Brent maupun basket OPEC.

Meski demikian kalangan analis mengungkapkan betapa harga minyak sangat sensitif terhadap informasi kondisi pasokan dari lapangan minyak, data cadangan serta geopolitik.

'Pasar tengah mengalami 'pemanasan' yang menekan harga turun ke kisaran 80 dolar AS/barel,' ujar Gerard Rigby dari Fuel First Consulting di Sydney. Namun diingatkan posisi cadangan minyak Amerika serta nilai tukar mata uang dolar AS sewaktu-waktu bisa mendongkrak kembali harga ke 90 dolar AS/barel.

Meski demikian kesediaan Turki bekerja sama dengan Irak untuk mengatasi ketegangan di perbatasan Irak-Turki telah memberikan sinyal positif bagi pasar. Demikian juga informasi menguatnya cadangan minyak yang dikeluarkan oleh Departemen Energi Amerika telah berhasil meredakan pasar minyak yang sempat bergejolak.

Hak Cipta © 2019 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center