Kenali Virus COVID-19 serta Pencegahannya

Kamis, 5 Maret 2020 - Dibaca 656 kali

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 105.Pers/04/SJI/2020

Tanggal: 4 Maret 2020

Kenali Virus COVID-19 serta Pencegahannya

Untuk mengantisipasi dan meningkatkan kewaspadaan Pegawai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas penyebaran COVID-19, Kementerian ESDM menyelenggarakan sosialisasi Waspada Virus COVID-19 dengan menghadirkan narasumber dr. Silvana Sartika WW, MKK, FINEM.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian ESDM Upik Jamil menyampaikan bahwa forum ini untuk memberikan pemahaman yang baik mengenai Virus COVID-19 termasuk bagaimana untuk mencegahnya dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya.

"Kami di Biro SDM dan Klinik Pratama KESDM punya tanggung jawab agar pegawai tidak terlalu cemas, tetapi kita tetap waspada menghadapi situasi saat ini. Dari berita yang banyak beredar terkait Virus COVID-19, masyarakat juga dihadapkan pada panic buying untuk mencari masker, bahkan bahan-bahan pokok", ungkap Upik saat membuka acara.

Selanjutnya, dr. Silvana Sartika WW, MKK, FINEM menjelaskan, yang paling penting saat ini adalah menjaga kondisi tubuh agar selalu prima dan sehat. Dokter yang bekerja sebagai pemeriksa fisik General Medcheck Prodia ini mengatakan bahwa saat ini Virus Corona terlihat sangat mengerikan karena terlalu banyak di blow-up di media, karena virusnya terlalu cepat bereplikasi.

c-WhatsApp%20Image%202020-03-04%20at%201

"Bahkan apabila dibandingkan dengan virus SARS dan AIDS angka kematiannya lebih tinggi yaitu 10%, dibandingkan dengan angka kematian Virus COVID-19 ini", jelas Silvanna.

Silvanna mengungkapkan, Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengatakan, cara penularan virus corona baru bisa terjadi serupa dengan cara penularan virus corona lainnya, yaitu SARS dan MERS. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut hal itu karena virus ini masih tergolong baru sehingga karakteristiknya belum diketahui secara sempurna. Untuk itu, para ahli hanya bisa memperkirakan dengan menjadikan virus sejenis sebagai bahan acuannya.

"Seperti virus MERS dan SARS, cara penularannya adalah melalui hewan ke manusia, manusia ke manusia (droplet dan kontak langsung) dengan masa inkubasi sekitar 2-14 hari. Droplet maksudnya adalah melalui udara dengan batuk dan bersin, sedangkan kontak langsung melalui menyentuh, berjabat tangan, menyentuh benda atau permukaan yang terkena virus kemudian menyentuh mulut hidung, dan mata", papar Silvana.

Gejala orang yang terinfeksi Virus COVID-19, mirip sekali dengan penderita influenza dengan gejala klinis demam, batuk pilek, gangguan pernapasan, diare, sakit tenggorokan letih dan lesu. Untuk membedakannya, Corona ditunjukkan dengan batuk kering, tidak berdahak.

"Secara umum, Virus COVID-19 dapat bertahan 2 jam hingga 9 hari pada berbagai jenis material permukaan, tergantung dari suhu lingkungan. Virus Corona bisa mudah dibunuh dengan bahan pembersih rumah tangga atau desinfektan seperti ethanol 62-71% dan pemutih pakaian (sodium hypoclorite/bleach) 0,1%, bahan tersebut akan membuat virus non aktif", jelas dr. Silvanna.

Dengan demikian untuk dapat terhindar dari Virus COVID-19, Silvanna memberikan tips hidup sehat yaitu jangan panik atau stress, jaga kesehatan dengan tidur cukup, nutrisi seimbang, olahraga cukup, cuci tangan dan hindari menyentuh area wajah, hindari kerumuman yang tidak perlu, penuhi kebutuhan vitamin D3 (dengan berjemur dibawah sinar matahari pagi), Vitamin C, Zinc, Selenium, Magnesium, serta probiorik seimbang, serta jangan lupa berdoa. (BAM)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (08112213555)

Bagikan Ini!