0

Kontrak jual beli gas ini ada empat kelompok pembeli. Pertama adalah untuk pembangkit listrik yaitu kontrak antara PT PLN unit PLTGU Gresik dengan Kangean Energi Indonesia (KEI) Ltd senilai 1,364 miliar dolar AS dengan volume 369 triliun British Thermal Unit untuk masa kontrak hingga 2010.

Kelompok ke-dua adalah kalangan industri. Terdiri PT Pertagas dengan KEI Ltd, PT Indogas Kriya Dwiguna dengan KEI Ltd, PT Inti Alasindo Energy, PT Parna Raya dan PT PGN Tbk dengan Husky Oil (Madura) Ltd, PT Riau Andalan Pulp&Paper dengan Kalila (Bentu) Ltd dan PT Energasindo Heksa Karya untuk PLTG Payo Selincah, Jambi dengan ConocoPhillips (Grissik) Ltd.

Selanjutnya adalah PT Energasindo Heksa Karya untuk Kawasan Industri Medan dengan JOB Pertamina Costa Ltd. Jumlah nilai kontrak untuk pembeli kelompok industri adalah sebesar 3,71 miliar dolar AS dengan volume 900,49 triliun BTU. Jangka waktu kontrak bervariasi hingga tahun 2012.

Kelompok ke-tiga adalah industri pupuk dan petrokimia. Terdiri dari PT Petro Kimia Gresik dengan KEI Ltd serta PT Pupuk Iskandar Muda dengan Medco Malaka. Nilai kontrak ke duanya sebesar 1,69 miliar dollar AS dengan volume 389,5 triliun BTU dengan jangka waktu kontrak hingga 2010.

Kelompok ke-empat adalah untuk gas suar bakar atau flare gas yaitu kontrak antara PT Gasuma Corporindo untuk kebutuhan listrik di Jatim dengan PT Pertamina, Pertamina EP, PetroChina International Java Ltd, Medco E&P Tuban. Nilai kontrak sebesar 21,02 juta dolar AS dengan volume 13,14 triliun BTU serta jangka waktu kontrak hingga 2008.

Hak Cipta © 2019 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center