Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro Buka NISP 2007

Senin, 12 Februari 2007 - Dibaca 8259 kali

''Sektor minyak dan gas bumi memiliki peran yang cukup besar bagi sumber penerimaan Indonesia,'' ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro saat memberikan kata sambutan. Indonesia, selain memiliki cadangan migas yang masih besar juga mengundang investor untuk mengembangkannya.

Hadir pada acara pembukaan seminar itu antara lain Wakil Menteri Luar Negeri Norwegia Liv Monica Stubholdt, Dubes Norwegia untuk Indonesia Bjorn Blokhus, Dubes Indonesia untuk Norwegia Retno LP Marsudi, Dirjen Migas Luluk Sumiarso, Kepala BP Migas Kardaya Warnika, Direktur dan Dirut PT Pertamina Ari H Soemarno.

Menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, baik Indonesia dan Norwegia telah menyepakati mengenai pengembangan kerjasama bidang energi. Antara lain ditandai dengan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Norwegia beberapa bulan yang lalu. Rencananya, PM Norwegia juga akan melakukan kunjungan balasan ke Indonesia dalam waktu dekat.

Sedang antar pelaku bisnis juga sudah ada kesepakatan kerjasama antara PT Pertamina dengan Statoil yang diteken tanggal 12 September 2006. ''Statoil memiliki keahlian melakukan pengembangan blok migas di offshore. Pertamina belum. Kerjasama inilah yang diharapkan membawa keahlian Statoil untuk pengembangan blok migas offshore di Indonesia,'' ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.

Selain itu, pihak Norwegia yang akan menjadi kantor pusat Extract Indutries Coordinator (EIC) juga mengajak Indonesia untuk bergabung. Secara prinsip pihak Indonesia menyatakan kesediannya. Saat ini, menurut Dubes Retno LP Marsudi, pembahasan awal keterlibatan Indonesia dalam EIC masih terus berlangsung.

Bagikan Ini!