Sejumlah Pejabat Eselon Satu Departemen ESDM Dilantik

Rabu, 5 Juli 2006 - Dibaca 13452 kali

Para pejabat yang dilantik itu adalah Luluk Sumiarso sebagai Dirjen Migas (menggantikan Iin Arifin Tahkyan yang kini Wadirut PT Pertamina), Waryono Karno sebagai Sekjen Departemen ESDM (menggantikan Luluk Sumiarso), J Purwono sebagai Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (menggantikan Yogo Pratomo).

Suryantoro sebagai Irjen Departemen ESDM (menggantikan Djoko Darmono yang memasuki masa pensiun), Irwan Bahar sebagai Kepala Badan Diklat Departemen ESDM (menggantikan Suryantoro), Novian Moezahar Thaib sebagai Staf Ahli Menteri (SAM) Bidang Ekonomi dan Investasi (menggantikan Waryono Karno).

Evita Herawati Legowo sebagai SAM Bidang Sumber Daya Manusia dan Teknologi menggantikan Irwan Bahar sedangkan Marwansyah Lobo Balia sebagai SAM Bidang Kewilayahan dan Lingkungan Hidup (menggantikan Hikman Manaf yang memasuki masa pensiun). Sedang Yogo Pratomo berdasar Perpres RI Nomor 72 tahun 2005 sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik.

Acara pelantikan dihadiri beberapa anggota Komisi VII DPR RI, Deputi Menko Perekonomian, pejabat dilingkungan Departemen ESDM, Kepala BP Migas, Kepala dan anggota Komite BPH Migas, serta sejumlah direksi BUMN sektor ESDM. Tampak hadir pula sejumlah direksi dan pimpinan perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang ESDM, baik lokal maupun asing.

''Pergantian pejabat eselon satu kali ini untuk menggantikan jabatan yang kosong sehingga diperlukan penataan melalui rotasi dan promosi jabatan agar tidak terjadi kekosongan pelaksanaan tugas dan fungsi unit organisasi dilingkungan ESDM,'' ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro saat memberikan sambutan. Untuk itu diperlukan para pejabat yang memiliki pengalaman diberbagai bidang dilingkungan Departemen ESDM.

Pada kesempatan tersebut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro juga mengingatkan bahwa disaat pelantikan pejabat saat ini bangsa Indonesia tengah menghadapi tantangan yang cukup berat. Selain dilanda sejumlah bencana yang masih belum mereda juga terdapat isu penting yang menjadi tantangan antara lain masalah penyediaan dan pendistribusian BBM dan listrik, subsidi BBM dan TDL serta substitusi BBM.

Bagikan Ini!