0

Berdasarkan informasi dari BMG gempabumi utama terjadi tanggal 26 Oktober 2007, pada pukul 02:11:14 WIB dengan magnituda 5,4 Scala Richter, pusat gempabumi berada pada koordinat 04,20 LS - 139,32 BT, dikedalaman 10 Km dan berjarak 223 Km Baratdaya Jayapura, kemudian disusul oleh gempa susulan pertama dengan amplituda yang sama, pukul 16:10:52 WIB berpusat pada koordinat 3.54 LS - 139.28 BT, 194 km BaratDaya Jayapura-Papua, dilanjutkan kemudian dengan gempa susulan kedua pukul 16:17:11 WIB dengan magnituda 5.8 Scala Richter berpusat 3.08 LS - 139.39 BT, pada kedalaman 10 km, berjarak 158 Km BaratDaya Jayapura-Papua.

"Masyarakat yang merasakan gempabumi umumnya bertempat tinggal pada kondisi geologi yang tersusun oleh batuan alluvium, sedimen dan batuan gamping berumur tersier dalam kondisi terurai dan belum padu sehingga memperkuat efek goncangan", papar Kepala Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono.

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. Dan selalu waspada akan terjadinya gempa susulan, gempabumi tidak akan menyebabkan tsunami karena berpusat didarat, dan selalu mengikuti arahan informasi dari SATLAK PB dan SATKORLAK PBP.

Hak Cipta © 2019 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center