Status Gunung Soputan Masih Tetap "Waspada"

Selasa, 3 Januari 2006 - Dibaca 12376 kali

Menurut Kepala Badan Geologi, Bambang Dwiyanto MSc, Status Waspada sudah diberlakukan sejak awal tahun 2005 karena adanya pertumbuhan kubah lava yang tidak kunjung berhenti sejak tahun 2001 yang lalu. Dengan intensifnya pertumbuhan kubah tersebut maka lava meluber keluar bibir kawah (ring crater) dan menyebabkan terjadinya guguran lava secara sporadis

Paa tanggal 26 Desember 2005 pukul 12.30 WITA terjadi letusan gas setelah puncak diguyur hujan pada tanggal 23-25 Desember 2005. Dalam kondisi lava masih cair di bawah permukaan terjadi letusan strombolian karena terdorongnya lava oleh gas. Semburan lava mulai terjadi sejak tanggal 27 Desember 2005 pukul 04.00 WITA dan berlangsung selama 50 menit.

Menurut Kepala Badan Geologi, kegiatan serupa masih akan terjadi secara sporadis selama proses pertumbuhan kubah atau leleran lava masih berlangsung. Oleh sebab itu, direkomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk menutup kegiatan pendakian puncak dan "camping ground" di sekitar Kawah Masem. Informasi ini telah disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Utara, Bupati Minahasa Selatan, Sekretariat Bakornas PBP dan Direktur Keselamatan Penerbangan.

Bagikan Ini!