Tim Siaga Bencana ESDM Diterjunkan Pascabanjir, Mulai Dari Tim Rescue Hingga Tim Survei Gerakan Tanah

Selasa, 7 Januari 2020 - Dibaca 433 kali

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 021.Pers/04/SJI/2020

Tanggal: 7 Januari 2020

Tim Siaga Bencana ESDM Diterjunkan Pascabanjir, Mulai Dari Tim Rescue Hingga Tim Survei Gerakan Tanah

Bencana banjir dan longsor yang melanda sebagian wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) sejak Rabu (1/1) turut menggerakkan Tim Siaga Bencana ESDM untuk menyalurkan berbagai bantuan yang ditujukan bagi masyarakat wilayah terdampak, juga kepada para pegawai dan karyawan sektor ESDM yang membutuhkan bantuan.

"Ini sebagai empati dan solidaritas sektor ESDM terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan longsor, tim rescue diturunkan membantu evakuasi, juga bantuan logistik, sekarang tim survei juga telah diturunkan," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Selasa (7/1).

Agung mengungkapkan, untuk menyuplai kebutuhan logistik warga terdampak, Tim Siaga Bencana ESDM salah satunya mengandalkan Dapur Umum PLN yang tersebar di beberapa lokasi seperti Cengkareng, Pondok Gede, Bintaro hingga Cempaka Putih. Penyaluran paket makanan diantaranya berkoordinasi dengan PT. Pamapersada Nusantara (PT. PAMA) selaku stakeholder sektor ESDM untuk penyaluran di Pengarengan, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Khusus bagi pegawai di sektor ESDM, imbuh Agung, bantuan diberikan berupa relokasi penginapan hingga kebutuhan logistik sehari-hari. Berdasarkan data laporan Tim ESDM Peduli Bencana per hari Senin (6/1) pagi tercatat sebanyak 67 pegawai dan Tenaga Alih Daya (TAD) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang sudah menerima bantuan tersebut.

Di samping bantuan akomodasi dan logistik, Kementerian ESDM juga menerjukan tim survei, salah satunya untuk mengidentifikasi kejadian gerakan tanah di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Saat ini, tim mencari wilayah-wilayah yang aman untuk relokasi warga. Setelah melakukan identifikasi, Kementerian ESDM melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) akan mengeluarkan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menentukan langkah yang mesti diambil selanjutnya.

Sebagai inforomasi, berdasarkan peta potensi gerakan tanah, sebagian besar wilayah Kabupaten Bogor khususnya Kecamatan Sukajaya masuk dalam zona kerentanan gerakan tanah menengah hingga tinggi. (NA)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (08112213555)

Bagikan Ini!