0

Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, Pemerintah Bagikan 585 Paket Konverter Kit di Pesisir Selatan

PESISIR SELATAN - Kementerian ESDM terus menjalankan program bantuan gratis berupa pembagian paket Konverter Kit (Konkit) Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kg kepada nelayan kecil. Kali ini, 585 unit konkit dibagikan kepada nelayan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Pembagian konkit LPG 3 kg ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar didampingi oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar dan Sekretaris Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Iwan Prasetya di Kampung Sungai Nipah, Desa Painan, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan pada Kamis (25/10).

"Kita menyarankan lebih banyak lagi menggunakan gas daripada Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain murah juga ramah lingkungan," ujar Arcandra dalam sambutannya.

Kekayaan alam Indonesia sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia. "Ini murni program Pemerintah dalam rangka menyejahterakan para nelayan Indonesia," tegas Arcandra.

Arcandra mengungkapkan, program konversi BBM ke LPG akan memberikan ases energi kepada masyarakat serta sebagai solusi penyediaan energi alternatif yang ramah lingkungan. Dengan begitu, menyelamatkan lingkungan dengan menekan emisi gas buang. "Program ini bisa menyelematkan bumi kita," ujar Arcandra.

Dampak positif lainnya adalah, memberikan dampak positif kepada nelayan melalui penghematan pengeluaran biaya bahan bakar. "Ini bisa menghemat uang nelayan sekitar Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per hari," kata Arcandra.

Alokasi paket konkit untuk nelayan kecil di wilayah Sumatera Barat tahun 2018, tersebar di dua Kabupaten yaitu Padang Pariaman (314 unit) dan Pesisir Selatan (585 unit). Alokasi ini merupakan kali kedua di Sumatera Barat setelah sebelumnya pada tahun 2017 Pemerintah juga merealisasikan pembagian paket konkit di Kab. Pasaman Barat 898 unit, Kota Padang 525 unit, Kab. Agam 82 unit, dengan total 1.505 unit.

Mewakili masyarakat Pesisir Selatan, Rusma Yul mengucapkan terima kasih atas bantuan paket konkit yang diberikan oleh Kementerian ESDM sekaligus mengharapkan kelancaran distribusi lpg kepada masyarakat setempat. "Terima kasih atas perhatian Pemerintah dan kami mohon agar (Pemerintah) mempermudah terjaminnya supply BBG," harap Rusma Yul.

Merespon hal tersebut, Arcandra berjanji mengamankan jaminan ketersediaan LPG di masyarakat. "Insyaallah kalau ada kelangkaan silahkan lapor ke kita dan Pertamina. Kita akan lakukan operasi pasar jika ada kelangkaan, sehingga kebutuhan LPG bisa terpenuhi," janji Arcandra.

Pembagian paket perdana konverter kit BBM ke LPG terdiri atas beberapa komponen, yaitu mesin penggerak, konverter kit, baling-baling, 2 buah tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer, dll).

Adapun kriteria nelayan yang mendapatkan paket konverter kit Sesuai Perpres No.126 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil harus memenuhi persyaratan seperti kapal ukuran di bawah 5 Gross Tonnage (GT), berbahan bakar bensin atau solar dan memiliki daya mesin di bawah 13 Horse Power (HP), menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, memiliki kartu nelayan hingga belum pernah menerima bantuan sejenis.

Sebagai informasi, Kementerian ESDM telah membagikan paket konverter kit dalamn waktu dua tahun terkahir sebanyak 5.473 (2016) dan 17.081 (2017). Tahun ini, Pemerintah menargetkan hingga Desember tahun ini, sesuai Keputusan Menteri ESDM Nomor 294K/10/MEM/2018 akan dibagikan sejumlah 25.000 unit konverter kit untuk 18 Provinsi di 55 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Penulis: Naufal Azizi

Hak Cipta © 2018 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210
Berita Geologi Contact Center